Kalimat Cinta
Aku belum mampu menyayangimu
Sperti sayangku padanya
Dia yang pernah bilang
Sampaikan walau hanya satu kata
Dia yang temani aku
Walau separuh hatiku pergi
aku tak ingin lagi
terjatuh hingga tak sadarkan diri
aku hanya ingin di cintai tanpa mencintai
karena separuh hatiku telah mati
oleh cinta yg trhianati
Jika kau mau
Tuk ambil hatiku
Kalahkan egoku dan egomu
sadarkan aku bahwa wanita bukan racun dunia
==
Dalam Diam Aku Mencintaimu
Tanpa kusadari engkau hadir dalam hatiku
Tak banyak yang ingin aku ungkapkan Hanya itu
Mungkin ini salah karena terlalu cepat ku mencintaimu
sementara aku tak mengenalmu
Kuhanya ingin kau memberimu cinta
Namun tak ada wadah yang kau berikan
Engkau diam Akupun diam
Tak ada isyarat yang meyakinkan aku
Dan kini aku lemah dalam jebakan cintamu
Aku takut ketika ku sendiri
Namun ketakutanku semakin menjadi-jadi
ketika engkau hadir dihatiku
Karena kini aku masih meragu
==
Senyumanmu
Tersibak pada pada rintik gerimis yang tak kunjung reda
Dari semalam menitik dan terus menitik
Hingga pagi tadi dan saat ini senja
Menyapa kembali masih saja mengalun gemericik
Semakin ku nikmati dencingnya semakin ku merinduinya
Merindui senyumanya dan kenangan bersamanya
saat berbagi duka canda dan tawa
Senyumanya yang mempesona
Menghias parasnya
Terbayang dalam pelupuk anganku
Dimana gerangan engkau berada saat ini
Adakah engkau telah berlalu dengan sang bayu
Ataukah masih di lekuk belahan bumi ini
Ataupula mungkin kau telah temukan belahan jiwa
yang mampu menahan dekap senyumanmu
Tahukah kamu setelah lalumu aku masih meyimpan rindu
Dan sesungging senyumanmu
Di kanvas hatiku
Dan akan ku jamahai ketika rindu ini tak dapat ku tahan
Ku sapa senyumanmu
Dengan lirik hatiku
Ku pandangi meski hanya lewat imajiku
Meski hanya sekedar cukup menjadi Penawar rinduku pada senyumanmu
==
Sisa Kepahitan
Sebelum kau menyesal dengan pilihanmu
Tidakkah kau pertimbangkan
Untuk menerimaku kembali di sisimu sayang
Tanyanya kepadaku namun rasanya hatiku sudah membatu
Seperti sudah benar-benar mati perasaanku
Meski engkau memelas di hadapanku
namun semua tak kan meluluhkan rasa ini untukmu
Temaram masih menyisa
saat hendak dijemput malam
secangkir kopi barista ku jadikan teman duduk diberanda maya
Sesekali ku seruput sengaja ku nikmati sisa kepahitanya
Aku masih tersenyum pada luka lamaku
Meski sudah berlalu
tapi pahitnya masih Menggeluti Rasa hatiku
Hingga detik saat ini seperti tiada jeda
diruas-ruas lorong kehidupanku serasa
Membuatku tak bisa untuk bernafas
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Aku belum mampu menyayangimu
Sperti sayangku padanya
Dia yang pernah bilang
Sampaikan walau hanya satu kata
Dia yang temani aku
Walau separuh hatiku pergi
aku tak ingin lagi
terjatuh hingga tak sadarkan diri
aku hanya ingin di cintai tanpa mencintai
karena separuh hatiku telah mati
oleh cinta yg trhianati
Jika kau mau
Tuk ambil hatiku
Kalahkan egoku dan egomu
sadarkan aku bahwa wanita bukan racun dunia
==
Dalam Diam Aku Mencintaimu
Tanpa kusadari engkau hadir dalam hatiku
Tak banyak yang ingin aku ungkapkan Hanya itu
Mungkin ini salah karena terlalu cepat ku mencintaimu
sementara aku tak mengenalmu
Kuhanya ingin kau memberimu cinta
Namun tak ada wadah yang kau berikan
Engkau diam Akupun diam
Tak ada isyarat yang meyakinkan aku
Dan kini aku lemah dalam jebakan cintamu
Aku takut ketika ku sendiri
Namun ketakutanku semakin menjadi-jadi
ketika engkau hadir dihatiku
Karena kini aku masih meragu
==
Senyumanmu
Tersibak pada pada rintik gerimis yang tak kunjung reda
Dari semalam menitik dan terus menitik
Hingga pagi tadi dan saat ini senja
Menyapa kembali masih saja mengalun gemericik
Semakin ku nikmati dencingnya semakin ku merinduinya
Merindui senyumanya dan kenangan bersamanya
saat berbagi duka canda dan tawa
Senyumanya yang mempesona
Menghias parasnya
Terbayang dalam pelupuk anganku
Dimana gerangan engkau berada saat ini
Adakah engkau telah berlalu dengan sang bayu
Ataukah masih di lekuk belahan bumi ini
Ataupula mungkin kau telah temukan belahan jiwa
yang mampu menahan dekap senyumanmu
Tahukah kamu setelah lalumu aku masih meyimpan rindu
Dan sesungging senyumanmu
Di kanvas hatiku
Dan akan ku jamahai ketika rindu ini tak dapat ku tahan
Ku sapa senyumanmu
Dengan lirik hatiku
Ku pandangi meski hanya lewat imajiku
Meski hanya sekedar cukup menjadi Penawar rinduku pada senyumanmu
==
Sisa Kepahitan
Sebelum kau menyesal dengan pilihanmu
Tidakkah kau pertimbangkan
Untuk menerimaku kembali di sisimu sayang
Tanyanya kepadaku namun rasanya hatiku sudah membatu
Seperti sudah benar-benar mati perasaanku
Meski engkau memelas di hadapanku
namun semua tak kan meluluhkan rasa ini untukmu
Temaram masih menyisa
saat hendak dijemput malam
secangkir kopi barista ku jadikan teman duduk diberanda maya
Sesekali ku seruput sengaja ku nikmati sisa kepahitanya
Aku masih tersenyum pada luka lamaku
Meski sudah berlalu
tapi pahitnya masih Menggeluti Rasa hatiku
Hingga detik saat ini seperti tiada jeda
diruas-ruas lorong kehidupanku serasa
Membuatku tak bisa untuk bernafas
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih