Saturday, April 30, 2016

Jangan Pernah Lalai Cintaku



Selalu beri siraman kesucian untuk ragamu
untuk terus menadikan asmaNya
di lima waktu nan akan jadi cahaya
untuk muara bahagia nan sejati untuk kita

Tetasan cinta kita
kini kian mekar raga dan jiwanya
tumbuh untuk memahami
terlahir untuk mengerti
Kadang ada rasa hampa
tatkala ragamu menjarak darinya
Kecanggungan jiwa nan mengerti
terus tumbuh dalam pupukan memahami

Sayangku ketika lelah menyapa hatimu
pandang telaga jiwaku
nan menggenang rasa kasih padamu
Ini takkan terganti
hingga matahari usia membenam
Namun cintaku takkan sunset padamu
Kan terus menjalari alam baru
di surga kita di keabadian kita nanti


Friday, April 29, 2016

Sebelas Tahun Menyunting Hatimu



Menelusuri aliran sungai waktu
dalam riak penuh bebatuan
tajam sedia melukai
Nan kadang dangkalnya
mampu mengandaskan

Musim penghujan hadir menghapus lara
memamah kerontang di dasarnya
dari hulu nan sederhana
untuk pertahankan laju biduk kita

Binaran rasaku bahagia
mengayuh biduk ditemani nafasmu
nan mengusap sabarmu pada kilafku
dan tak henti melinangkan kasih
di pelataran diriku nan tak sempurna

Dan selalu kuufukkan kata
di bingkaian cintaku padamu
Nan setia merawat rasaku
bahwa kucinta caramu mencintaiku

Sebelas lingkaran tahun
mengisi batang pohon cinta kita
nan kian merindang daunnya
Beri keteduhan di jiwaku

Sayangku matahari kian condong ke barat
sedang aliran sungai waktu tak berpeta
di ruang benak kita
Kita tak pernah tahu muaranya
Berskenario sang Raja alam semesta


Thursday, April 28, 2016

Ada Buliran Hangat di Kelopak Mata



Yang mengalir menggenang
mengisi di setiap sudut
haru biru menahan isak

Menghela nafas
menghalau akan kesedihan
membuang kenangan yang terlintas
senantiasa jangan sampai
airmata jatuh lagi

Aku tak ingin menangis
Aku tak ingin terlena
terbuai mimpi manis silam

Aku ingin membuang segala memori pahit
segala kebencian hati
kucilan diri
Aku tak ingin terpuruk
terjatuh lebih jauh

Biarlah segala kenangan
mengalir dalam hidupku
Semoga kelak kudapat kebahagiaan aamiin


Wednesday, April 27, 2016

Love



Seiring berjalannya waktu
tiada henti kuperhatikan dirimu
langkah langkah kecilmu
dan manis getir senyummu

Searah hembus angin berlalu
nafas kulepas cuma dirimu
dalam detik detik waktu
mengagungkanmu penuh rindu

Seindah jalan taman impian
tak henti hadirmu menari dalam khayalan
memikirkanmu dan mengharapkan
hadirmu mampu aku dapatkan

Tapi kutak yakin
bila jiwaku mampu memiliki
Tak ada yang bisa untuk kujanjikan
tak ada yang mampu aku berikan
sesuatu yang indah yang bernilai rupanya
yang dapat kau sombongkan
dan kau banggakan

Namun lemahku tak menyerang
tetap jua rasa enggan kuterjang
dan kutuliskan sebait kejujuran rasa
dengan segenap jiwa
kulayangkan padamu kanda
yang kutitip pada angin kelana
bahwa aku aku mencintaimu


Tuesday, April 26, 2016

Di Hati Selamanya



Kuarungi jalan panjang ini
dalam kesendirian
tanpa dirimu

Kehampaan yang kurasa
dingin yang kurasa
menusuk sampai tulangku

Dalam kesendirian ini terlintas wajahmu
di jalan ini pula kita bertemu
Kusesali pertemuan itu
jika berakhir seperti ini

Aku yang kini mencintaimu
Aku yang kini menyayangimu
Tapi kenapa kamu begitu

Memang waktu
yang telah memisahkan kita
Dan waktu itupun takkan terulang lagi

Kini hanya kerinduan yang aku rasa
rindu yang semakin mendalam
walaupun kuikhlaskan kepergianmu
walaupun kau telah memupuskan semua harapanku

Tapi saat ini kusangat mengharapkan itu
harapan yang sangat kuinginkan
yaitu kedatanganmu
dan genggaman hangat dari jemarimu

Tak akan kulupakan pertemuan kita
Tak akan kulupakan masamasa itu
dan akan aku kenang
untuk selamanya


Masih Terbayang



ketika aku harus meninggalkanmu
Tak satu kata yang terucap
dari bibir mungilmu
Hanya derai air mata
yang melukiskan kepedihan

Andai bukan karena
tuntutan masa depan
Tak kuasa kutinggalkan dirimu
duhai cintaku

Kini bentangan laut
begitu kejam memisahkan
dirimu dan diriku
terkungkung di antara dua pulau

Jarak dan waktu
bagai jurang dalam
yang memisahkan raga kita
namun hati dan cintaku
tak satupun yang bisa membendungnya

Duhai cinta yang terpisah
tetaplah bersabar dalam penantian
pelihara dan tetaplah terjaga
dalam kesucian hingga cinta ini
bersatu dalam keabadian


Monday, April 25, 2016

Rindu dan Cintaku



Dibawa temaran sang dewi malam
kutengadah menatap senyum
yang menghias mayapada

Sebersit goresan rindu menusuk dalam hati
Adakah di sana kau masih menantiku
Wahai sang rembulan
tampakkanlah wajahnya dalam rupamu
agar hati tak lagi gundah

Kutitip salam rinduku
pada semilir angin malam
Bisikkan di telinganya
betapa rindu yang kupendam
merajam dahsyat sanubariku


Sunday, April 24, 2016

Cinta Tak Direstui



Memang kusayang
tapi kni telah diambil orang
yang kucinta kini telah tiada
Mungkinkah ini semua
sudah takdir yang maha kuasa

Sakit bukan karena cintaku padamu
tapi sakitku dibenci orang tuamu
Haruskah kupergi meninggalkanmu

Maafkan aku sayang
kutak memilihmu
karena kedua orang tuaku tak suka padamu
Semua kata terakhirmu padaku

Padahal aku setia kepadamu
padahal aku cinta kepadamu
kan kuingat selalu kenangan manismu
Kumenyayangimu hingga akhir waktu

Terima kasih
Semoga pilihan orang tuamu
lebih baik dibanding aku


Saturday, April 23, 2016

Cinta Ini Masih Untukmu



Sejenak aku berhenti
mengurai samar warna alunan senja
Barangkali masih ada kutemui
bias jingga yang tersisa

Sebelum malam memamah
aku dalam keheningannya
Dan aku tak mampu lagi
mengangkat wajah ini
meski untuk sekedar berbincang indah
dengan kembara tentang hati
Tentang sebaris warna pelangi
yang pernah kugenggam
kala hati masih bernaung mesra
pada kemilaunya sang mentari

Ijinkanlah aku
bermadah sebentar di ambang senja ini
Tentang sebait syair jiwaku
yang mengukir rasa
tentang serangkai aksaraku
yang menggelar irama kerinduan
Tentang cinta yang enggan lekang
berkalang nadi di ujung jiwa

Pula tentang seberkas lara
yang kini menikam kalbu
Sebelum malam mendamparkan aku
dalam kepekatan luka yang legam
Dan aku tak mampu lagi
untuk berdiri dalam julang tegarku

Selagi nafas hati ini masih mampu menghela
sebait senyuman utuh
Ingin kusapa sang awan
Ingin kupanggil mesra sang surya
Ingin kujabat erat sang kembara senja

Namun di atas segalanya
ingin kukatakan padamu dalam senyumku
Cinta dan rindu ini
masihlah hanya untukmu

Direlung hati ini
hanya namamu yang terpahat


Friday, April 22, 2016

Cintaku Bersemi Kembali



Ketika kupergi melangkah
mengakhiri semua kisah
Tinggalkan pilu nan perih
hatiku menangis lirih

Dalam kesendirian aku resah
menantikanmu kembali memerah
Merindukanmu dalam gelisah
membuat ruang hatiku gundah

Termenung merindukanmu kembali
membawakan cinta kasih tak terbeli
Membuatku tersenyum geli
atas kepolosan cinta yang kau beri

Ketika kau datang memberi harapan
kembali dengan kasih yang dulu kau berikan
Hatiku berbunga bak sakura musim semi
aku jatuh cinta pada kekasihku
yang dulu pergi

Kembali mengukir kisah yang dulu pupus
bersamamu aku belajar menulis
Tuangkan kenangan yang takkan terhapus
di atas kanvas cinta aku melukis


Thursday, April 21, 2016

Patah Hati Selingkuh



Cinta
Apa penyebab kau meninggalkanku
Meninggalkanku disaat aku
menggejar cintamu

Cinta
Mengapa kau pergi
Pergi disaat aku membutuhkanmu

Cinta
Kenapa kau lari
Lari meninggalkan kehidupanku

Cinta
Dimana aku bisa mencarimu lagi
Disaat kau sembunyi dari duniaku

Cinta
Siapa yang bisa membahagianku
Sedangkan kau bersama dia

Cinta
Bagaimana kau bisa kembali padaku
Disaat kau bersama dia
Cinta maafkanlah aku
bila kuterlalu mencintaimu
disaat kau hianati cintaku ini


Wednesday, April 20, 2016

Persimpangan Hati



Aku berada di simpang hatiku
di badai resah untuk memilih
Satu arah untuk tinggalkanmu
di arah nan berbeda untuk bertahan

Bagiku kaulah cinta pertamaku
diriku bukan nan pertama bagimu
Kuingin cinta ini untuk kita
adalah cinta terakhir

Kau tak setia padaku
berbagi rasa pada hati nan lain
Hantarku di persimpangan rasa
Kuakan bertahan meski terluka

Sekian kali maafku dariku
pada kilafmu nan tak berbeda
Katakanlah kurangku bagimu
utarakan saja biar kubenahi
Kini kurentang jarak denganmu
agar kau resapi perihku
Berharap kau kembali dengan sadarmu
untuk tak ulangi lagi demi keutuhan kita


Tuesday, April 19, 2016

Jejakkan Langkah Mudamu



Setelah embun bekukan nadimu
mentari setia rayapi dinding jiwamu
menyulut semangat mudamu
untuk hiasi hariharimu

Hapus kemalasan di hatimu
alihkan dengan kreasimu
Tuang segala kelebihan di dirimu
untuk tunjukkan pada dunia lukisan dirimu

Takkan ada yang percuma
semua terlahir sempurna
Tinggal kamu mengasah sisi lebihmu
untuk cemerlang di mata dunia

Bukankah waktu terus berlayar
detik ke kedetik menuakan usia
dan penyesalan selalu terlambat
saat kau sadari hidupmu siasia
Wujudkan mimpimu
Jejakkan langkah mudamu
Gapai hari indah
untuk masa depanmu nan gemilang


Monday, April 18, 2016

Satu Rasaku Untukmu



Hatiku yang kau tawan
gemuruhkan rasa di dada
Santun lisanku menyapamu
untuk ruangkan hatimu padaku

Tak terpandang kilaunya
bening dua matamu menatapku
Singkirkan keraguan
kau nan terindah untuk kupuja

Entah mengapa rasa ini ada
pada hatiku nan tak mudah jatuh cinta
Apakah ini cinta yang kutunggu
namun kutak tahu rasamu
Adakah sama

Kurangkai bunga berselip kata untuk raih hatimu
Kuingin kau jadi milikku

Kupaksa nyali untuk bicara
katamu terlalu cepat kuungkapkan
Kubelum mengenal satu dalihmu
namun cintaku tulus menerimamu apa adanya


Sunday, April 17, 2016

Pantai Hatimu Tak Bertepi



Kulalui jalan nan sunyi
membawa luka di hati
Setelah kau usaikan semua
cinta kitapun jadi kenangan

Perih hatiku
tersayat sembilu
Teganya kau lakukan padaku

Senja nan memuram
temani langkahku
kupunguti ceceran kisah kita
di setiap sudut kota

Oh mengapa mesti berakhir
kala cinta kian mendalam padamu
Bukan kehilanganmu menyiksaku
namun caramu memutus hati menderaku

Pada apa hendak kuhempas gelombang
sedang pantai hatimu tak bertepi
Kini kusimpan saja perih lukaku ini
untuk tak mengingatmu lagi

Saturday, April 16, 2016

AKU BUKANLAH MALAIKAT



Aku bukanlah malaikat
tegak tegar menatap langit
teriakan keras memecah sepi
bayangan di masa lalu
cirita cinta yang pernah tertulis
semuanya hancur oleh coretan tinta hitam

Fikiran ku mulai melayang
saat kaki mulai lumpuh
menapaki jalan terjal dan tandus
rumput kering disamping kaki
yang seolah pasrah pada kematian
mengingatkan dari pada derita yang dialami
air mata menetes ditanah yang tandus
dibawah terik matahari
sebagai bukti betapa
lemah dan tiada berarti

Jiwa yang dulu tegar kini melemah
hati yang dulu bahagia
kini penuh dengan kesedihan
saat derita terasa menyiksa
aku hanya bisa berdoa


Friday, April 15, 2016

DULU



Dulu
diri ini hanyalah sebutir tanah yang malang
DiciptakanNya menjelma sebagai manusia
Kecil dan tak berdosa

Selalu bahagia dalam menjalani hidup
Bercanda ria dan bermain main
Tak tahu perbedaan indah dan buruk
Tak tau cinta kasih sayang
beban hidup dan semuanya
Terasa indah bila diingat

Namun
Kini dewasa penuh dosa
Mengerti akan gelapnya dunia
Jatuh dalam jurang kemunafikan
Segala yang indah berubah kelam

Namun apa daya tubuh ini
Hanya ada Tetesan air mata
yang tak ada habisnya
Doa terucap memohon ampun kepadaNya


Thursday, April 14, 2016

Hati Yang Tersakiti



Kian pedih kurasa
Disaat kau menyatakannya
Apa kau tak merasa
Apa yang sekarang aku derita

Penuh luka kau tusukkan
Dengan lidah yang tak bertulang
Seakan aku kau hinakan
Dalam redup cintamu terbentang

Terlalu naif kau ucapkan
Terlalu singkat tak berfikir panjang
Hingga aku terluka dalam
Katamu membidik pada hati kian geram
Sungguh sakit tak karuan


Wednesday, April 13, 2016

Semuanya Sirna



Kebersamaan yang dulu ada
Yang kau cipta kini semuanya sirna
Bersama derai air mataku
Mengapa kau tega melakukan itu

Kau tega mengianati aku
Kini ku sedih perih amarahku
Bercampur menjadi satu dlm benakku
Kemana kau yang dulu

Yang selalu menyanyikan lagulagu cinta
Mengapa semuanya sirna hanya sekejap saja
Aku masih ingin kan dirimu
Seperti dulu yang mencintaiku

Meskipun kau torehkan luka di hatiku
Kau tetap kenangan indah dalam hidupku
Dan di sini aku masih mencintaimu
Berharap kau kembali dengan cintamu

Tuesday, April 12, 2016

Aku Tak Abadi Untukmu



Jangan tangisi bila aku pergi
Kau harus sadar
tak ada yang abadi
Ikhlaskan diriku
Bila nanti ku tinggalkanmu

Jangan sesali pertemuan
Bila akhirnya perpisahan
Tiada yang kekal hidup ini
Semua kan berganti

Tak selamanya tanganku
Menggenggam jemarimu
Tak abadi pula jiwaku
Selimuti hati dan cintamu

Jangan tempatkan diriku
Melebihi iman dan keyakinanmu
Jangan kau mencintaiku
Melebihi cinta pada Tuhanmu

Persiapkan dirimu
Setiap saat kehilanganku
Jagalah hatimu selalu
Suatu saat tuk melepas jiwaku


Tak Perduli



Aah untuk apa ada cinta
Bila cinta bawa derita
Uuhtak perduli dengan semua
Bila akhirnya hadirkan luka

Percuma samudera asmara ku selami
Bila ku tenggelam di dasar hati
Percuma lautan kasih ku sebrangi
Bila akhirnya hanyut arus mimpi

Masa bodoh dengan cinta
Ku tak ingin kembali duka
Tak harap kembali nestapa
Hanya karena rasa cinta

Bila saat ini tak ingin kenal cinta
Bukan berarti tak membutuhkannya
Bila hari ini ku acuhkan cinta
Bukan berarti pula ku membencinya
Saat ini ku ingin sendiri
Menata dan mengembalikan hati
Agar dapat tersenyum lagi
Tuk merenda dan merajut cinta kembali


Monday, April 11, 2016

Bila Nanti



Ku ingin kau jadi tongkat
Saat ku tak dapat melihat
Tuntunlah langkah kaki
Melintasi hamparan bumi

Bila nanti ku tak mampu
Menatap indah matamu
Jadilah sinarku
Beri cahaya hatiku

Bila suatu hari nanti
Ku tak sanggup berjalan sendiri
Jadilah kompas hati
Penunjuk arah diri ini

Bila ku tak sanggup lagi
Menjadi bidadari pujaan hati
Ku mohon ketulusanmu
Tuk tetap menyayangiku


Sunday, April 10, 2016

Terlalu Indah Dilupakan



Memang kisah kita sudah berakhir
Cerita cinta kita sudah selesai
Tapi cintamu masih membekas
Namamu masih indah dalam ruang hatiku

Terlalu indah kenangan itu
Begitu sempurna kau untukku
Tak akan mungkin kulupakan
Tak akan pernah ada benci bersemayam

Karena aku masih mencintaimu
Dan cintakupun tidak mengajarkan kebencian
Aku ingin ikhlas menerima dan memberi
Berjalan apa adanya sesuai keinginan hati

Pergilah cintaku
Pergilah kekasihku
Doaku ikut menyertai
Pintaku jangan lupakan aku yang pernah memberimu bahagia


Saturday, April 9, 2016

Kembali Luka



Lukaku berdarah lagi
Kembali kau sakiti hati
Tanpa kau pernah peduli
Perasaan hatiku ini

Sampai kapan kau sakiti
Ketulusan cinta telah ku beri
Kasih sayang pun telah kau dapati
Namun kau tak pernah menghargai

Bukan emas permata
Bukan pula melimpahnya harta
Perhatian dan ketulusan rasa
Itu yang aku minta

Bukan dusta yang kau berikan
Bukan pula pengkhianatan
Seperti selama ini kurasakan
Namun kepedulian yang ku dambakan


Friday, April 8, 2016

Andai Saja Dirimu Tahu



Bahwa hatiku tak pernah berhenti
Mencintaimu
Menyayangimu
Karena namamu yang terindah dihatiku

Aku tahu bukan salahmu
Tapi salahku tak mampu membuatmu bahagia
Aku tak menyesal dirimu meninggalkanku
Hanya sesalku
kenapa tak mampu buatmu bertahan disisiku

Kemarin kita masih bersama
Hari ini kita telah berpisah
Aku tahu ini takdir
Hanya bisa ku ucapkan pergilah bila itu maumu

Andai saja kau tahu
Berat aku melepaskanmu
Tapi untuk apa kupertahankan
yang tidak mencintai lagi
Biar hari ini menuai airmata
tapi esok kan kutanam senyum


Thursday, April 7, 2016

FACEBOOK



Jangan krn facebook
anda berselingkuh
Jangan krn facebook
hubungan anda menjadi hancur

Ingatlah orang orang yg kita sayang
Kita cuma mencari hiburan

Bukan berarti menjadi atau mencari selingkuhan
Bukannya facebook mempermudah
untuk mencari teman, kerabat dan rekan kerja

Bukan untk penghancur rumah tangga
Atau pun menipu sesama

Ingatlah dgn karma pasti ada
Mari kita jadikan facebook jalan mencari kebaikan
bukan mencari kemaksiatan

Mencari wawasan teknologi dan saling berbagi


Wednesday, April 6, 2016

TANPAMU



Saat kau tak ada
Saat ku kembali mengingatmu
Seakan tiada dayaku
Tuk berdiri menanggung rindu

Di kala bayangmu makin memudar
Terkikis oleh waktu
Masih ada cinta ALLAH yang memapahku
Melewati deritaku
Hidup tanpa dirimu

Monday, April 4, 2016

BIARLAH



Biar ku tahan rasa sakit
Biar ku telan rasa pahit
Biarlah dada sesak menghimpit
Biarlah jalan semakin sulit

Tak perlu orang lain tahu
Apa yang ada di hatiku
Biar ku rasakan sendiri
Segala nyeri kalbu ini

Biarlah airmata ini luruh
Biarlah jiwa ini rapuh
Lemah dan terjatuh
Biar ku tanggung jiwa gemuruh

Tak mau mengadu
Tak ingin orang lain tahu
Semua beban jiwaku
Biarlah ku jalani sendiri hidupku
Hanya pada Tuhan ku sandarkan
Dia Maha Mendengarkan
Segala keluh perasaan
Tempatku pinta pertolongan


Harapan Yang Tak Pasti



Terlalu jauh aku mengharapkanmu
ketika yang aku harapakan
belum tentu pasti
apa yang aku harapakan

mungkinkah itu hanya mimpi
yang terlalu aku banggakan
atau kah hanya khayalan
yang tak pernah jadi nyata

mengharapkanmu
hanyalah sebuah mimpi
yang tak ku sadari ketika ego
dan ambisiku terlalu mengejarmu
tanpa tahu siapa diriku

pantaskah aku
mendambakanmu
pantaskah aku
bersanding denganmu

mungkin tidak
hari ini esok lusa
atau pun selamanya
kau hanyalah impian

khayalan
yang belum tentu pasti nyata
karna engkau hanyalah
bayangbayang semu
yang terlalu aku memujamu


Sunday, April 3, 2016

TITIP CINTAKU



Ku titip rindu pada angin senja
Semilirkan rasa bahagia
Ke dalam jiwanya
Walau dia tak pernah menyapa

Ku titip cinta pada bintang
Berikan sinar terang
Di kegelapan hati
Meski dia tak dapat ku miliki

Ku titip doa pada malaikat
Jagalah dia hingga kiamat
Indahkan hariharinya
Walau dia tak peduli dan ku tak dipandangnya

Ku titip rindu
Ku titip cintaku
Walau ku bukan penjaga hatinya
Meski ku bukan bidadari jiwanya


Saturday, April 2, 2016

PUISI WANITA TERSAKITI



Seribu macam cara dan rayuan kau gunakan
Untk memikat hati dan cintaku
Kau pun begitu sayank dan perhatian
Sampai ku luluh dipelukanmu

Tp mengapa semua jd sirna setelah kita berumah tangga
Kau menjadi kasar dan pemarah
Sampai disinikah sayankmu padaku
Setelah kau dapatkan yg baru

Kau telantarkan aku dan anakmu
Demi wanita itu
Kau tak pedulikan tangisku dan anakmu
Kau pergi tanpa rasa tanggung jwbmu

Dimanakah tanggung jwbmu sebagai seorang suami dan ayah untk anakmu
Lelah ku memohon tapi kau tak pedulikan
Rintihan anak dan istrimu tak pernah kau dgrkan

Hanya wanita itu yg ada di fikiranmu
Kau tinggalkn ku dan jg anakmu

Namun ku bukan wanita lemah
Aku bukan wanita cengeng
Tapi akulah wanita yg kuat menghadapi badai derita kehdpn

Lhtlah aku stlh kau tinggalkan
Walau hati tersakiti ku mash sanggup tersenyum untk dunia
Bahkan ku menjadi wanita dewasa yg belajar dari derita

Agar ku bs menghambl hikmahnya
Betapa besarnya rahasia ilahi untk insan yg tersakiti
Kan ada kebahagiaan yg menanti stelah badai derita berlalu

Dan akan ada malaikat penolngku yaitu calon imamku yg dgn tulus mencintaiku dan anakku
Karna semua sudah takdir dari ilahi


Friday, April 1, 2016

CINTA Dan BENCI



Dulu aku memang cinta padamu
Sampaisampai ku korbankan semua milikku
Dulu aku memang memujamu
Kau ku anggap sebagai dewa penolongku

Tapi kini aku membencimu
Setelah ku tau semua sandiwara cintamu
Kau mencintaiku hanya untk membalas dendammu
Kepada dia yg jd mantanmu
Karna dia adalah sahbtku

Ternyata memang kau penipu
Yg suka mempermainkan cinta dan hatiku
Andai ku tau sejak dulu

Tak mungkin aku kan mencintaimu
Namun semua sudah trjadi
Yg ada tinggal kebencian di hati