Thursday, June 30, 2016

PUISI UNTUK YANG TERSAYANG



Untukmu ku tulis baitsederhana ini
Sebagai tanda trimakasihku
Atas cinta yg kau berikan padaku
Untuk kebahagiaan dalam hidupku

Serasa damai dalam pelukan cintamu
Serasa indah dalam kasihmu
Kau lah belahan jiwaku
Kau lah nafas cintaku

Untukmu pujaan hatiku
Dengarkan ungkapan hatiku
Tak ada cinta laen di hatiku
Selain cintamu


Wednesday, June 29, 2016

IZINKAN AKU



Izinkan aku mengenangmu
Izinkan aku merindumu
Walau ku tau akan menyiksaku
Namun biarkan ku meneteskan air mata untukmu

Karna kau cinta pertamaku
Terlalu sulit untk melupakanmu
Yg tlah mengajariku
Tentang arti cintaku

memang sakit hatiku
Ketika kau bohongi aku
Tentang cintamu dulu
Hanya sebuah sandiwaramu

Kau pikat hatiku
Kau curahkan cintamu
Ternyata kau
melukis luka di hatiku

Kini rinduku terlarang
Kau pun sudah milik orang
Namun aku tak sanggup melarang
Hatiku untuk mengenang
Dirimu yg amat ku sayang


Tuesday, June 28, 2016

CEPAT SEMBUH SAYANG



Hari berganti minggu minggu berganti bulan
Kau mash tetap dipembaringan
Kau nampak lemah dgn impusan

Hanya doa yg mampu ku persembahkan
Untuk sebuah kesembuhan
Aku tak kan pernah meninggalkanmu

walau kau yg memintaku
ku kan slalu setia menemanimu
hingga ajal memisahkan
kau dan aku

Tak ada kebahagiaan dalam hdpku
Tanpa adanya kau dan cintamu
Aku kan setia padamu
Walau itu hanya sementara waktu

Aku kan membuatmu bahagia
Dgn cinta yg ada
Aku tak ingin kau berprasangka
Bagaimana pun keadaanmu aku msh tetap cinta


Monday, June 27, 2016

Aku Dan Kecewaku



Ku sangkakan hidupku kan bahagia
Hidup bersamamu kanda
Namun ternyata ku kecewa
Setelah ku tau yg sebenarnya

Kau katakan cinta
Ternyata kau tlah berdusta
Bukan aku saja yg kau cinta
Tetapi ada orang laen yg lebh kau puja

Untuk apa kau ikatkan cincin di jari
Kalau akhrnya menoreh luka di hati
Untuk apa kau ikatkan tali suci
Yg akhrnya membuat ku kecewa dalam hati

Cukup sudah sandiwaramu
Lebih baik ku pergi dari hidupmu
Dari pada ku harus kecewa dgn ulahmu
Lebih baik ku menata hidupku


Sunday, June 26, 2016

Air Mata Derita



Setiap air mata yg menetes diwajahmu adalah deritaku
Setiap senyuman yg kau pacarkan dari wajahmu
Adalah bahagiaku

Oh Ibu
Aku tau kau begitu menyayangiku
Aku tau kau berkorban segalanya untukku
Termasuk nyawamu
Saat kau melawan maut untuk melahirkanku

Ibu
Mungkin tiada harta yg bisa menggantikan itu semua
Tiada uang untk membeli kasih sayangmu

Aku kan berusaha tuk melukis kebahagiaan dlm hidupmu
Aku berjanji tak kan menoreh luka yg akan membuatmu meneteskan air mata

Ibu
Walau kini ku belum bisa membuatmu bahagia
Namun ku kan berusaha membuatmu bahagia
Dengan ksh sayang yg ada
Dan dgn kebaktianku padamu ibu


Saturday, June 25, 2016

Ku Ingin Mimpi Indah Bersamanya



malam sampaikan rinduku padanya
Bawalah aku menemunya
Lewat mimpi indah bersama dia

Malam heningmu membuatku terpaku
Disudut ruang kamarku
Dalam kerinduan yg membelenggu

Malam adakah dia tau
Tentang rasa rinduku
Ingin rasanya ku bertemu
Tuk melepaskan rinduku
Pada kekasih hatiku


Friday, June 24, 2016

SENYUMMU SEMANGATKU



Senyummu semangatku
Kekuatan dalam hidupku
Memberi makna disetiap coretan penaku
Menguatkan langkahku

Senyummu pengusir laraku
Dikala kesunyian menghampiriku
Kau penghias hidupku
Dgn canda tawamu

Semoga cinta kita kan bersatu
Menjadi pelengkap dari hdpku
Mewarnai malammalamku
Disaat kesepian melandaku

Sayang
Cukup kau jd bahagiaku
Cukup kau penghiburku
Dan cukup dengan cintamu
Menjadi kekuatan dan semangatku


Thursday, June 23, 2016

Kesendirianku



Dalam kesendirianku ini
meresahkan cinta
setiap kusentuh hati
dia menjauh

Pada wajah sang rembulan
kuceritakan duka
temanilah hatiku ini
hingga embun pagi menjelang

Di manakah kan kucari
pelabuhan jiwaku ini
letih sudah kumencari
dalam pengembaraan panjang

Aku juga insan biasa
nan merindu untuk mencinta
Ya Tuhan dekatkanlah jodohku
di dhuha kutangisi


Wednesday, June 22, 2016

Kucintaimu Hingga Mati



Merekahlah bahagia di relung hatiku
ketika kau terima cintaku ini
meski jauh jarak antara kita
kuberjanji untuk setia padamu

Indah parasmu kini adalah milikku
meski hanya potretmu bisa kucumbui
jagalah selalu cintamu pada diriku
hingga kudatang jemput kau impianku

Hati bergetar terima pesanmu
kian luruhkan rasa cintaku
berjuta kata mesra kubalas untukmu
untuk obati sepimu di sana

Kuingin di sisimu saat ini
belai lembut indah rambutmu terurai
untuk bisikkan janji cintaku padamu
kan kucintaimu hingga mati


Tuesday, June 21, 2016

Karena Cintaku Tertinggal di Sini



Air mata merinai di kotaku
saat kuharus meninggalkanmu
kau ratapi waktu yang sebentar saja
bagi kita untuk melebur rindu

Kuberjanji pasti kan kembali
karena cintaku tertinggal di sini
genggam janjiku untuk setia
sabarlah sayang menungguku

Hapuslah air matamu
untuk tak beratkan hatiku melangkahku
Bukalah senyum di cantik wajahmu
untuk kuingat nanti di sana

Lambaian tanganmu
iringi kepergianku
air mataku jatuh jua
berlinang tak tertahankan


Monday, June 20, 2016

Penantian Cintaku



Perih
perihnya hati ini
kau tak terima
cintaku ini

Sakit
sakitnya hati ini
telah ada yang mengisi
ruang di hatimu

Kuakan selalu menunggu
saat kau sendiri
kan kubalut lukamu
ketika dia iris hatimu

Kuakan selalu setia
dalam penantian cintaku
Di rasa kau tutupi
kutahu hatimu untukku

Sadis bila kudoakan
dia tak denganmu lagi
Tapi bagiku lebih sadis
bila kau tak kumiliki


Sunday, June 19, 2016

Untuk Kulupa



Aral di hamparan raut wajahmu
berjelaga tutupi sang mentari
Terenyuhku di dinding sunyi
hatiku nan dulu bersemi

Kau akhiri segala
laju kali bening nadiku
rasa yang telah mendalam
kau timbuni dengan kerikil nan tajam

Punahlah asaku
berakhir sudah segalanya
awanawan menudungi duka
cahayapun kian padam

Kututupi genangan air mata
dengan daunan kecewa
dan kubiarkan kian meresap
memuai kering tak bersisa

Semua luka adalah masa suram
hitam kelam nan tak terperi
untuk kulupa


Saturday, June 18, 2016

Cintaku Cinta Tak Terbendung



Mentari tertutup awan
cahayanya tak terbendung
begitupun keinginanku untuk raih hatiku
kuredam kian tak terbendung

Burungburung riang berkicau
menari di langit biru
begitupun lamunanku pada dirimu
bermain sendu di benakku

Akankah cintaku ini
kan menyentuh cintamu
Tuhan tolonglah aku ini
betapaku cinta dia

Rindunya hatiku ini
bila tak ada kabar dirimu
Tuhan tolonglah aku ini
kuingin milikinya

Cintaku cinta tak terbendung
melimpahi air mataku
ketika rindu menerjang cintaku
kuhapus sendiri


Friday, June 17, 2016

Isyarat Mimpi



menjadi aku tertegun di antara bisikan angin
mendengarkan isyarat apa yang akan disampaikan
hingga sekiranya aku tak lekas meninggalkannya
berhambur seperti mimpi  mimpi yang lain

sangat hangat dan nyaman kurasakan
meski sempat tersentak tiba menuntunku
mengaburkan batas perbedaan
menjadikanku hak dan kewajiban
yang hanya kau akan pemiliknya
hingga mulai terbiasa seperti hatiku menerima
dan senyummu mencairkan semuanya
menghanyutkanku di lindungmu

di lain saat ku lihat dari kejauhan
melihatmu puranya aku tak tahu
jalan saja menjauh di batas yang tak sampai
menjamahnya kakiku kaku
mata membuka berjuta air mata meneriakinya

sadari apa yang rerjadi
hanyalah selimut yang menyenyakkan tidurku
rerbangun dan terjaga jalani seperti biasa
tak enggan buatku lupa kau di sana

aku tak mengenalmu lebih jauh
hanya sekilas serupa tapi tak sama
dan rasa ini berbeda darinya
kau bernyawa dengan senjatamu
merobek dan bersembunyi di dalamnya
menjadilah aku pangeran untuk putri yang tak diduga

lantas apa jalanku kini
medekatmu lantaran mimpi

tak seberapa lama aku mengenalmu
mungkinkah aku berpasrah pada waktu


Thursday, June 16, 2016

Seharusnya Kau Tau



Apa kau tahu tentang sakitku
Tidak
Kau tak pernah tahu
Karna kau tak pernah merasa terluka seperti aku

Apa kau tahu tentang kecewaku
Tidak
Kau tak mau tahu
Bahkan kau terus berlalu ketika aku membutuhkanmu

Dari rasa sakit dan kecewa yang silih berganti
Kucari arti diriku pada setiap cinta yg datang
Lagi lagi menghilang
Saat diriku tak bisa menjadi yang sempurna

Seberapa kuat aku bertahan
Langkahku terjerumus dalam ketidakpastian
Kepolosanku menjadikanku pecundang
lemah yg terabaikan menjadi geram

Apa kau tahu aku bukan lagi yg dulu
Hidupku telah tersemat noda hitam
Yg tak mampu kuhapuskan tiba saatnya kematian

Sekarang aku bisa apa
Mempertahankan bayangmu pun aku mulai enggan
Sejak cintaku telah terampas oleh kepalsuan zaman

Kau yg tak pernah tahu
harusnya kau tahu
Betapa sakitku sekarang melebihi sakitku terdahulu
Ketika harus kusiapkan diriku tuk terima seberapa besar cacianmu

Bencilah aku
ketika kejujuranku menyakitimu
agar kau tahu
SAKIT ITU APA


Wednesday, June 15, 2016

Aku adalah aku



Menyerah pada nasib
itu bukanlah aku
mengalir ikuti arus hidup
itu bukanlah aku

Berdiri tertegun sesali masa lalu
itu bukanlah aku
jatuh tersungkur tanpa bangun
itu bukanlah aku

Mundur karena takut
itu bukanlah aku
berhenti karna tak mampu
itu bukanlah aku

Dan itu semua bukanlah aku

karena
aku adalah aku
meski dunia bilang
aku bukan siapa siapa

Tapi tetap
Aku adalah aku

dan
AKU adalah APA YANG AKU PIKIRKAN


Tuesday, June 14, 2016

Sahabat Jiwa



Terhenyak tubuhku
Pecah berderai jua tangis disudut netraku
Membaca lirih sajakmu

Baitbaitnya mantra dan racitan dari tuan berjas putih
Ramuan itu harus kau teguk disepanjang erangan
Nyeri menjalar seluruh sendi

Untukmu sahabat jiwa
Walau samar gerangan wujudmu
Namun tali silaturahim Mengikat erat jiwa kita
Pada salam dan sapaku siang ini
Kusematkan doa dimerahnya hatimu

Pada Tuhan kumeminta
Lekaslah pulih sahabat
Kembali meraih mimpimimpi

Kujamu hadirmu ditepian beranda ini
Tempat kita menoreh jemari dan berpuisi
Menuang imaji dalam lesung aksara segala rasa


Monday, June 13, 2016

INGINKU



Ketika
Semburat merah diufuk timur
hantarkan sinar hangat ditubuhku
Kembali kuharus melangkah
telusuri lusuhnya kehidupan
jemput asa hari ini
diantara debudebu jalanan
untuk sekedar dapat makan kenyang

Tak tahu tentang makna hidupku
Ketika mereka punya citacita
dan dengan ransel berisi buku
pelajaran tentang kehidupan
untuk menggapai masa depan
Aku disini bersama karung nan kumal
berjuang melawan kerasnya kehidupan

Ketika mereka dihadapkan pada pilihan
Kesekolah keren mana
pendidikan harus kulanjutkan
Aku disini bertanya dan menghayal
andai aku dapat seperti mereka
tapi apakah mungkin dan kapan

Duhai hidup
Mungkin aku masih terlalu kecil
untuk menelaah tentangmu
Namun jauh dilubuk hatiku
kuingin selayak mereka yang seusiaku


Sunday, June 12, 2016

Persembahan Damai Jiwaku Padamu



Kala jejak2 amarah
kebencian
dan angkara
dari pekatnya malam
masih melingkupi jiwajiwa
yang terguncang hingga fajar menjelang
Mungkinkah senyum di pagi hari
mampu luluhkan semua
dalam dekapan damai duniawi

Andaikan pelangi jiwaku mampu
hadirkan damai dihatimu
kekasih jiwaku

Maka akan aku berikan semua
kilau warna warni hidupku
hingga kulihat kau tersenyum
dan menyambut hari baru
dengan iman serta pengharapan
bahwa DAMAI itu ada
dan akan selalu ada dalam indahnya
PELANGI WARNA PERBEDAAN


Saturday, June 11, 2016

IKHLAS



Senja berlalu bersama hilangnya dirimu dari pandangan
Masih terasa hangat pelukanmu didada siang meninggalkan gurat senyum pada garis bibir dedaunan

Terbayang rekah senyum pertemuan denganmu kala itu
selaksa rekah mentari bertemu pagi diufuk timur
Semburat cahaya bahagia terpancar pada wajah dua anak manusia

Sejenak kumenatap kepergianmu
Ada pilu saat kuharus berpisah denganmu namun seketika siluet bayangmu menyadarkanku

Bukankah mentaripun harus tinggalkan pagi diufuk barat setelah bertemu diufuk timur melewati derai bahagia pada siang diseling haru senja

Kuikhlaskan kepergianmu bersama doa dalam harap ada temu dilain waktu
seikhlas senja yang harus berpisah dengan rona indah cakrawala terganti pekat malam

Selalu kan ada asa pada setiap helaan nafas
jalani dua sisi kehidupan dalam taqdirNya
sebelum akhirnya pada hakikat KEMBALI PADA KETIADAAN


Friday, June 10, 2016

Setangkup Kasih



Setangkup kasih
Tak seperti meracik sajian
Dan secawan minuman
Sedalam rasanya berakhir diujung rahang

Setangkup kasih
Nan kutuang dari palung hati
Menggelegar mengaliri urat nadi
Meski sekat memisah ruang dan waktu

Sejauh nampak dimata
Naluriku tak slalu menggapaimu
Disini kutengadahkan kedua tangan
Seraya berucap doa pada kata terindah

Beriak lukiskan kasih untukmu
Disitu kita satu rasa berpadu
Sekepal setia perisai cinta kita
Disepanjang jasad dikandung badan


Thursday, June 9, 2016

AKU BUKANLAH SIAPA SIAPA DIHATIMU



Aku bukanlah siapa siapa
Ketika malam mengunciku dalam kesunyian
Aku bukanlah siapasiapa
Kala langit mendung tak berawan

Segala harapan yang tertinggal
Kubuang jauh dalam diam
Takkan lagi kusimpan
Takkan lagi kupendam

Aku memang bukanlah siapa siapa
Karena aku bukanlah orang yang pandai merangkai kata
Tuk tunjukkan pada dunia akan makna rasa

Aku memang tak biasa tuk berbicara
Karena aku hanya ingin merasa
Aku sudah cukup bahagia
Dengan segala yang kupunya
Walau bagimu
Aku ini tiada Karena aku bukanlah siapa siapa


Wednesday, June 8, 2016

Prahara Kita



Cinta memburam di hatiku
ketika cahayanya kau senjakan
Gerimiskan perih
di air mataku

Kulangkahkan kaki sepiku
menyusuri pesisir bencimu
Menerbitkan tanya di sadarku
masihkah kau mencintaiku

Kubertahan bila semua
tak dari hatimu
Kuterima semua luka
untuk maafkanmu

Kubiarkan bila semua
jadi perpisahan kita
Kujalani semua perih
untuk melupakanmu

Jujur di hatiku
takkan mudah kehilanganmu
Jika telah menipis rasamu
kukan belajar hidup tanpamu


Tuesday, June 7, 2016

Menanti Jinggamu di Hatiku



Mengurai rasa di jiwa
diterpa binar dua matamu
jadi pelangi cinta
di langit hatiku

Ingin kupetik warnanya
untuk jinggakan rasamu
pada keinginanku nan tulus
untuk miliki dirimu

Akankah semua yang kurasakan
berelung di ruang hatimu
Bila semua ini terjadi
kukan menjaga hatimu

Jika kau ragu pada hatiku
tataplah mataku ini
berjuta kilau bintang di sana
bagiku untuk tuntun hatimu

Masihkah kau endap gundahmu
di penantian cintaku
Namun kumenunggumu
membawa cinta untukku


Monday, June 6, 2016

Beningkan Hatimu Untuk Setia



Angin pagi menuba
pesisiran damai di jiwa
Cinta tulus yang kupunya
kau ingkari maknanya

Berat untuk kuputuskan
sandi kata perpisahan
Cintaku terlalu dalam
untuk ditimbun kebencian

Meski perih aku jelang
di kerenggangan rasa kita
Maaf akan kuberi
untuk kau jaga setia

Beningkanlah hatimu
untuk takkan selingkuhi
hatiku ini lagi
Sadarkah kau kuterluka

Kulagukan perihku
di cintaku yang takkan usai
Kumengerti dan pahami
ini hanya ujian untuk cinta kita


Sunday, June 5, 2016

Untuk Apa Kau Lara



Pancaran dua matamu
siratkan kepedihan nan mendalam
Kulihat ada jurang di parasmu
ingin kuturuni lembah bebatuannya
untuk dapat kuresapi
dukamu sahabatku
Hentikan air matamu

Di sana di puncak perbukitan
kubawa perihmu di ketinggiannya
Lihatlah bentangan alam menyapa
samudera nan luas jadikan hatimu
biar tertampung perihmu
hadapi semua ini
cinta memang tak mesti memiliki

Engkau sahabatku
kutak ingin kau terluka

Engkau sahabatku
tenanglah tenangkanlah hatimu
Mungkin dia bukan pilihan nan Kuasa
Kan ada pengganti terbaik untukmu
Setia untuk temani hatimu

Sahabat ketika cinta memuing di hatimu
biarkan saja dia terbang pupus
dihembus angin kemarau
Tak usah kau tangisi kepergiannya
meski cintamu begitu dalam untuknya
Timbun saja sisa rasa
dengan puingpuing cintamu
Ingatlah jalan hidupmu masih panjang
membentang di aliran usiamu
Untuk apa kau lara dengan semua ini


Saturday, June 4, 2016

Kuingin Kau Menjadi Kekasih Hatiku



Dimalam yang sunyi ini
Aku terdiam dan melamun
Membayangkan betapa indahnya dirimu
Pikiranku slalu terhias bayangmu
Seorang gadis cantik mempesona hati
Yang slalu menempel dihatiku

Aku sangat menyayangimu
Tapi sungguh sayang
Kau tak tau rasaku ini
Rasa sayang yg terpendam
Dan tak pernah terungkapkan

Andaikan kau merasakan yg sama
Pasti aku tak ragu mengungkapkan
rasa sayangku padamu
Tapi mustahil jika kau juga merasakannya
Dan begitu mustahil ku bayangkan

Tetapi jika kau bertemu denganku
Kau berikan senyum manismu
Yang membuatku seolah membisu
Tak tau harus berbuat apa
Jantung berdebar tak karuan
Salah tingkah pun menghampiriku

Aku sebenarnya ingin
mengungkapkannya padamu
Tapi cuma melalui puisi sederhana ini
Semoga lewat puisi ini kau tau rasa
sayangku ini
Dan kau mau menerimaku menjadi
kekasih hatimu


Friday, June 3, 2016

Rasa Cinta Yang Terpendam Di Hatiku



saat kata tak terucap dari bibirku
saat mimpi belum terwujud dari harapku
kuterus berdoa menunggu sang waktu memberi jalanku
atas rasa cinta yang terpendam dihatiku

bunga terindah yang kuharap terus mekar ayu
menjemput mimpi mimpi indahku
bunga terindah yang slalu ku tunggu
berharap kan tahu dengan seluruh isi hatiku


Thursday, June 2, 2016

Itulah Ayah dan Bunda



Ayah itu bagaikan payung tempat berlindung
Dari kejam dan kelamnya kehidupan
Ayah adalah guru
Yang mengajariku arti kehidupan

Bunda itu dearyku
Tempat untuk daku mengadu
Bunda sosok perempuan hebat
Yang mampu membagi waktu

Sering aku membayangkan jika tak ada mereka
Sanggupkah aku menjalani kehidupan kejam ini sendiri
Sendiri tanpa Ayah disampingku
Sanggupkah aku melewati dinginnya malam sendiri
Sendiri tanpa peluk hangat dari Bunda

Ayah dan Bunda
Orang yang telah banyak berjasa
Mereka rela banting tulang
Mereka rela mempertaruhkan nyawa
Hanya untuk anakanaknya

Maafkan jika ananda pernah membuat kalian menangis
Maafkan ananda yang pernah membuat luka dan kecewa
Maafkan ananda yang belum bisa membalas jasa

Terimakasih untuk segalanya
Ananda berjanji akan membahagiakan kalian
Ananda sayang Ayah dan Bunda


Wednesday, June 1, 2016

Merindukan Hangat Pelukanmu



Terangnya mentari yang menghangatkan dunia
Tak bisa terkalahkan oleh hangatnya pelukmu
Indahnya rangkaian bintang yang menghiasi malam
Tak seindah tutur kata lembut dari mulutmu

Cahaya bulan purnama
Tak sanggup mengalahkan cahaya matamu
Merduanya kicauan burung di pagi hari
Terkalahkan oleh lantunan merdu do’amu untukku