Friday, September 27, 2013

Puing Rasa Yang Tak Dapat Lagi Ku Rengkuh

Puing Rasa Yang Tak Dapat Lagi Ku Rengkuh
Kalimat Cinta

Dulu kasihmu memenuhi jiwaku
Sayangmu mengisi hariku
Rindumu meraja malamku
Dan cintamu menemani ditiap waktuku

Namun kini kau pergi menjauh
Meninggalkan puing rasa yang tak dapat lagi kurengkuh
Hancur lebur hempaskan serpihan hatiku
Hanyalah bersisa tangisan yang kian pilu

Baiklah
Bila ini terbaik untukku
Ku kan tetap tersenyum walau hati terluka
Doaku semoga bahagia selalu menaungimu


==


DURIMU MENUSUKKU

Ku mekarkan bunga teratai dalam jambangan
Tak harum tak wangi memang
Namun indah di pandang netra rupawan

Ku tebarkan bunga indah persahabatan
Tak peduli usia berkalang tanah
Ku tetap tersenyum dengan indah

Ku pun terima uluran bunga persahabatn yang indah
Namun mengapa kau sertakan duri di dalamnya
Tanganku terluka dan berdarah
Sakit dengan aroma racun mematikan

Apakah ini yang di namakan persahabatan
Jika saling menusuk tak berperasaan
Saat semua memandang rendah
Aksara tak bersalahpun jadi sasarannya

Sungguh tak berperasaan
Persahabatanmu ternyata empedu yang mematikan


==


JADILAH DIRI SENDIRI

Tonggak ini ku pasang
Agar ku bisa berpegang dengan nyaman
Bambu ini ku runcingkan
Agar mampu ku buat senjata perlindungan

Tapi kenapa tonggakku kau ambil
Tapi mengapa bambuku kau patahkan
Bukankah masih banyak kayu lain
Untuk bisa kau bentuk menjadi yang kau mau

Rumput tetangga juga memang terlihat lebih hijau
Namun tak perlu kita tukar dengan rumput kita yang menguning
Jadi diri sendiri itu lebih baik
Dari pada indah sebagai bayangan


==


KU MINTA CINTA BUKAN DUSTA

Sepenuh hati ku berikan cinta ini
Setulus jiwa ku sayangimu tanpa pamrih
namun masih saja kau lukai hati

Jika cintaku hanya kau anggap spasi dalam kata
Andai sayangmu hanya pemanis bibir saja
Ku persilahkan kau melangkah

Jiwaku berkata
Cintailah aku dengan segenap rasa
Bukan dusta berkalang permata

Karna ku sungguh takut tak mendapatkan cintamu
Namun ku lebih takut jika cintamu palsu

Jangan tanyakan seberapa besar cintaku padamu
Tapi tanyakanlah pada hatimu
Seberapa berhargakah arti hadirku
Disisimu

Dan andaikan aku harus memilih
Mencintai atau kau cintai
Kan kupilih tuk mencintaimu
Karna ku akan mampu menghargai cinta
Hingga ku takkan pernah dustai cintaku

Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih