Tuesday, February 9, 2016

Ingatkah Kau, Aku Dan Dia

Semoga tak lekang dalam benakmu
walau dalam ribuan detik telah berlalu

Ingatkah kau aku dan dia
dulu seperti biasa kita tak perduli waktu
dimanakah malam ataukah siang
kita bercanda dan bercerita
menghabiskannya pulsa
yang tak tau besok masih bisa membeli
malah semakin asyik
ketika diiringi dengan petikan gitar
pasti rekah seulas senyum dari bibir diantara kita
bernyanyi bersama dengan tembang yang menjiwai

Dengarlah aku tak bersorak
ketika bulir bening di mataku beriak
atau menggoyang kaki mengetuk ujung sepatuku
menggumam sebait lagu
meredam isak yang memekak nurani

Semoga kau tak lelah mengekang mata dan hatimu
jangan menyerah menilai sebuah kebersamaan’ semampu biji mata
dan jangan menghitung benar
atau salah orang memandang kita
cukup waktu saja yang membaca dan menghapusnya

Sendokku perlahan mengaduk pekat malam menjadi kopi yang sering kita jadikan suguhan
sejumput perasan tebu kutabur kedalamnya
hingga uapnya yang beraroma menyisih buih kebibir cangkir

Diberanda maya ini pernah tercipta kisah persaudaaran
sambil membayangkan wajah kalian memantul diremang-remang di sinar lampu
kuhirup kopiku perlahan-lahan

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih