ketika aku harus meninggalkanmu
Tak satu kata yang terucap
dari bibir mungilmu
Hanya derai air mata
yang melukiskan kepedihan
Andai bukan karena
tuntutan masa depan
Tak kuasa kutinggalkan dirimu
duhai cintaku
Kini bentangan laut
begitu kejam memisahkan
dirimu dan diriku
terkungkung di antara dua pulau
Jarak dan waktu
bagai jurang dalam
yang memisahkan raga kita
namun hati dan cintaku
tak satupun yang bisa membendungnya
Duhai cinta yang terpisah
tetaplah bersabar dalam penantian
pelihara dan tetaplah terjaga
dalam kesucian hingga cinta ini
bersatu dalam keabadian