menjadi aku tertegun di antara bisikan angin
mendengarkan isyarat apa yang akan disampaikan
hingga sekiranya aku tak lekas meninggalkannya
berhambur seperti mimpi mimpi yang lain
sangat hangat dan nyaman kurasakan
meski sempat tersentak tiba menuntunku
mengaburkan batas perbedaan
menjadikanku hak dan kewajiban
yang hanya kau akan pemiliknya
hingga mulai terbiasa seperti hatiku menerima
dan senyummu mencairkan semuanya
menghanyutkanku di lindungmu
di lain saat ku lihat dari kejauhan
melihatmu puranya aku tak tahu
jalan saja menjauh di batas yang tak sampai
menjamahnya kakiku kaku
mata membuka berjuta air mata meneriakinya
sadari apa yang rerjadi
hanyalah selimut yang menyenyakkan tidurku
rerbangun dan terjaga jalani seperti biasa
tak enggan buatku lupa kau di sana
aku tak mengenalmu lebih jauh
hanya sekilas serupa tapi tak sama
dan rasa ini berbeda darinya
kau bernyawa dengan senjatamu
merobek dan bersembunyi di dalamnya
menjadilah aku pangeran untuk putri yang tak diduga
lantas apa jalanku kini
medekatmu lantaran mimpi
tak seberapa lama aku mengenalmu
mungkinkah aku berpasrah pada waktu
0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih