Dongeng
David duduk di bangku taman sambil menggoyang-goyangkan kakinya lesu. Doggy, anjing kecilnya, menguik-nguik mengitari kaki majikan kecilnya "Jangan bersedih. Ayo, kita bermain," mungkin itu yang dikatakan Doggy. Dari kejauhan, David melihat seorang anak perempuan bermain ayunan ditemani kedua orangtuanya. Dia memekik kesenangan ketika ayunan melambung tinggi. "Walaupun hanya punya papa, aku pun tak kalah bahagianya dengan mereka yang punya papa dan mama," batin David. Dia lalu duduk di ujung papan jungkat-jungkit. Dengan mata sayu dipandanginya papan kosong di seberangnya. Tiap akhir pekan David dan papanya selalu datang ke taman mini.
David duduk di bangku taman sambil menggoyang-goyangkan kakinya lesu. Doggy, anjing kecilnya, menguik-nguik mengitari kaki majikan kecilnya "Jangan bersedih. Ayo, kita bermain," mungkin itu yang dikatakan Doggy. Dari kejauhan, David melihat seorang anak perempuan bermain ayunan ditemani kedua orangtuanya. Dia memekik kesenangan ketika ayunan melambung tinggi. "Walaupun hanya punya papa, aku pun tak kalah bahagianya dengan mereka yang punya papa dan mama," batin David. Dia lalu duduk di ujung papan jungkat-jungkit. Dengan mata sayu dipandanginya papan kosong di seberangnya. Tiap akhir pekan David dan papanya selalu datang ke taman mini.
