Kalimat Cinta
Kabut-kabut rasanya belum memeluk rasa panas
Dan pagi itu aroma siang masih diujung keburaman
Tetapikini aku disudut mayapada melebihi malam
Merasakan kabut-kabut mengaliri darahku
Diam-diam hasrat mencoba memaknai
Disudut jantunglah
Dengan linangan air matacinta berujar
Aku merasa kehilangan dipikiran manusia
Dengan kebejatanaku menjadi mahkota impian
Akulah budak diujung lidah manusia
Dengan kemunafikanaku menjadi jawara masa
Kabut-kabut rasanya belum memeluk rasa panas
Dan pagi itu aroma siang masih diujung keburaman
Tetapikini aku disudut mayapada melebihi malam
Merasakan kabut-kabut mengaliri darahku
Diam-diam hasrat mencoba memaknai
Disudut jantunglah
Dengan linangan air matacinta berujar
Aku merasa kehilangan dipikiran manusia
Dengan kebejatanaku menjadi mahkota impian
Akulah budak diujung lidah manusia
Dengan kemunafikanaku menjadi jawara masa
