Pancaran dua matamu
siratkan kepedihan nan mendalam
Kulihat ada jurang di parasmu
ingin kuturuni lembah bebatuannya
untuk dapat kuresapi
dukamu sahabatku
Hentikan air matamu
Di sana di puncak perbukitan
kubawa perihmu di ketinggiannya
Lihatlah bentangan alam menyapa
samudera nan luas jadikan hatimu
biar tertampung perihmu
hadapi semua ini
cinta memang tak mesti memiliki
Engkau sahabatku
kutak ingin kau terluka
Engkau sahabatku
tenanglah tenangkanlah hatimu
Mungkin dia bukan pilihan nan Kuasa
Kan ada pengganti terbaik untukmu
Setia untuk temani hatimu
Sahabat ketika cinta memuing di hatimu
biarkan saja dia terbang pupus
dihembus angin kemarau
Tak usah kau tangisi kepergiannya
meski cintamu begitu dalam untuknya
Timbun saja sisa rasa
dengan puingpuing cintamu
Ingatlah jalan hidupmu masih panjang
membentang di aliran usiamu
Untuk apa kau lara dengan semua ini