Kalimat Cinta
Selalu ceriamu
Yang ku nanti saat senja menjemput hari
Selalu pelukmu
Yang ku damba saat hampa menyapa jiwa
Ketika hujan menari di sudut sepi
Menghantarkan lamunan
Membanjir kerinduan
Menunggumu seorang diri
Tak perduli
Tak berharap kau mau mengerti
Berlarilah
Mendekaplah ke pelukku lagi
==
LELAH
Jangan tanyakan lagi lelahku
Ku sudah melupakanya beberapa tahun lalu
Atau linangan luka dipipi
Bukan lagi kepedihan namun siksaan hati
Kau yang tak ingin menatap Mengapa
Apakah karena ku masih berdiri tegap
Menungguku terjatuh dan tak bergerak
Kau bahkan tak pernah memelukku
Mengucapkan satu kalimat yang aku tunggu
Pinjamkan bahumu untuk lelahku
Dan bisikan aku menyayangimu
Kapankah itu Entahlah
Mungkin ini cuma harapan
Dari sekian banyak yang kau siakan
==
MENJEMPUT RINDU
Disinilah aku terdiam
Menunggu waktu memejam
Merentangkan sayap kedamaian
Memeluk lelahku dalam kelam
Dan biarkan detik terus berganti
Mengawali ceritanya pada mimpi
Pada malam dia berjanji
Bercerita tentangnya padaku nanti
Kurebahkan hasratku
Di pembaringan rindu
Menatap bintangmu
Yang bersinar memendar syahdu
==
SENJA ABU-ABU
Kapan lagi ku temukan cintamu di putih mega
Yang dulu sempat bertahta di balik senja
Menghias khayalku di langit sana
Merekahkan senyuman berona jingga
Dan aku kan terdiam bisu
Menikmati wajahmu dalam bayang semu
Menengadah sayu
Menahan gejolak hasratku tuk bertemu
Dalam putaran waktu
Mengharap kasihmu tanpa jemu
Berharap takdir kan memihakku
Mempertemukan rindumu juga rinduku
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Selalu ceriamu
Yang ku nanti saat senja menjemput hari
Selalu pelukmu
Yang ku damba saat hampa menyapa jiwa
Ketika hujan menari di sudut sepi
Menghantarkan lamunan
Membanjir kerinduan
Menunggumu seorang diri
Tak perduli
Tak berharap kau mau mengerti
Berlarilah
Mendekaplah ke pelukku lagi
==
LELAH
Jangan tanyakan lagi lelahku
Ku sudah melupakanya beberapa tahun lalu
Atau linangan luka dipipi
Bukan lagi kepedihan namun siksaan hati
Kau yang tak ingin menatap Mengapa
Apakah karena ku masih berdiri tegap
Menungguku terjatuh dan tak bergerak
Kau bahkan tak pernah memelukku
Mengucapkan satu kalimat yang aku tunggu
Pinjamkan bahumu untuk lelahku
Dan bisikan aku menyayangimu
Kapankah itu Entahlah
Mungkin ini cuma harapan
Dari sekian banyak yang kau siakan
==
MENJEMPUT RINDU
Disinilah aku terdiam
Menunggu waktu memejam
Merentangkan sayap kedamaian
Memeluk lelahku dalam kelam
Dan biarkan detik terus berganti
Mengawali ceritanya pada mimpi
Pada malam dia berjanji
Bercerita tentangnya padaku nanti
Kurebahkan hasratku
Di pembaringan rindu
Menatap bintangmu
Yang bersinar memendar syahdu
==
SENJA ABU-ABU
Kapan lagi ku temukan cintamu di putih mega
Yang dulu sempat bertahta di balik senja
Menghias khayalku di langit sana
Merekahkan senyuman berona jingga
Dan aku kan terdiam bisu
Menikmati wajahmu dalam bayang semu
Menengadah sayu
Menahan gejolak hasratku tuk bertemu
Dalam putaran waktu
Mengharap kasihmu tanpa jemu
Berharap takdir kan memihakku
Mempertemukan rindumu juga rinduku
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih