Kalimat Cinta
Bulan pun tahu rasa ini hanya untukmu
Bintangpun berisyarat padamu
Tidakkah kau tanyakan
pada angin tentang rasaku padamu
Tidakkah kau dengarkan
kicau burung pagi hari yang mewakili perasaanku
Memang tak pernah ku ungkap rasa ini
Memang tak pernah ku katakan perasaan ini
Namun isyaratku sudah lebih dari cukup mewakili perasaanku
Namun kini kau malah memilih dia
Memang cinta tak bisa di paksakan
Namun cintaku telah kau injak-injak
Dengan memeluknya di depanku
Aku hanya bisa tertawa dalam sedih
bergurau dalam kecewatersenyum dalam luka
Meskipun aku tak rela tapi aku bisa apa
Berbahagialah dengannya
walaupun hati perih
namun akan tetap kucoba tuk lepaskanmu
karena kau tercipta bkn untuk ku miliki
==
Ku Merasa Bergetar Saat Bersamamu
Tidak pernah ku rasa sebegini
Dimana ku rasa gementar saat bersamamu
Namun ku makin gementar bila berjauhan denganmu
Adakah ini cinta
Tiap kali ku tatap wajahmu
Dapat ku rasakan tiupan angin dingin menyapaku
Angin yang menyapa dan membawa tubuhku
ke alam dimana hanya ada kau dan aku
Adakah ini cinta
Saat pagiku hanya dipenuhi dengan bayangan wajahmu
Saat lelahku dipenuhi dengan senyuman penawarmu
Tiap saat hidupku hanya ada dirimu
Adakah ini cinta
Ku mulai merasa bingung bila berhadapan denganmu
Namun ragaku menjerit memanggil-manggil namamu
Ku hanya bisa tunduk malu dihadapanmu
Namun saat kau berpaling
Aku mencuri melihatmu
Jika benar ini namanya cinta
Ku pasti akan bahagia kerana kau ku puja
==
BIAR CINTA BERBICARA
saat mata kita bertemu
terasa begitu indah saat itu
hati kita seolah berbicara
tentang tajuk yang tidak kita ketahui
pertemuan singkat itu berakhir
tetapi kita masih ingin berpandangan
tetapi kita mesti mengakui hakikat
kita saling tidak mengenali
karena tiada cinta berbicara
sudah sebulan sejak pertemuan yang tak terduga itu
aku masih mengingati saat-saat indah itu
walaupun kadang aku tertawa
kerana dirimu tidak ku kenali
tetapi aku masih mengingati
adakah aku begitu dungu
mengingati seseorang yang sudah pasti
sudah melupakanku
aku memandang hamparan lautan yang terbentang
kenapa pertemuan singkat itu berjaya
membuat aku ingat sehingga ke saat ini
aku cuma mampu tersenyum
adakah kita akan bertemu lagi
dan kali ini cinta kita akan bebicara
aku meninggalkan lautan yang indah itu
menuju ke destinasi yang tak pasti
entah kenapa terasa debaran yang sama
saat kau dan aku bertemu sewaktu itu
adakah kau berada di belakangku
dan sedang melihatku
apa yang harus aku lakukan
benarkah ini bukan ilusi
kerana saat aku menoleh
kau sedang tersenyum ke arah ku
adakah aku bermimpi
adakah kau masih mengingati
entah mengapa kaki ini melangkah
melangkah menuju dirimu
yang sedang berdiri di hadapanku
mengapa makin kuat debaran ini
sewaktu mata kita bertaut
kali ini jarak kita semakin dekat
dan kini kita sudah berhadapan
kau memulakan sapaan
beserta senyuman yang sangat aku rindui
kali ini aku mendengar bait-bait cinta
yang sedang merdu berdendang di hati kita
aku harap kau juga sama
merasai perasaan yang sama
kali ini biarlah mulut kita tertutup
kerana kita harus mengizinkan hati kita
berbicara tentang cinta
kali ini
BIAR CINTA BERBICARA
==
Yang Pernah Mengisi Hatiku
melayang tinggi hayalku
saat teringat padamu
pada sosok terindah
yang pernah mengisi hatiku
saat terindah bersamamu
kini hanyalah tinggal kenangan
karena takdir telah berbicara
kau tercipta bukan tuk temaniku
kini
hanya rintik hujan dan kesepian
menjadi teman senja ku
yang dulu selalu diisi canda tawamu
setelah kau menghilang dari hidupku
setiap waktu yang ku jalani terasa hampa
karena hanya penyesalan dan kesepian yang kurasa
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Bulan pun tahu rasa ini hanya untukmu
Bintangpun berisyarat padamu
Tidakkah kau tanyakan
pada angin tentang rasaku padamu
Tidakkah kau dengarkan
kicau burung pagi hari yang mewakili perasaanku
Memang tak pernah ku ungkap rasa ini
Memang tak pernah ku katakan perasaan ini
Namun isyaratku sudah lebih dari cukup mewakili perasaanku
Namun kini kau malah memilih dia
Memang cinta tak bisa di paksakan
Namun cintaku telah kau injak-injak
Dengan memeluknya di depanku
Aku hanya bisa tertawa dalam sedih
bergurau dalam kecewatersenyum dalam luka
Meskipun aku tak rela tapi aku bisa apa
Berbahagialah dengannya
walaupun hati perih
namun akan tetap kucoba tuk lepaskanmu
karena kau tercipta bkn untuk ku miliki
==
Ku Merasa Bergetar Saat Bersamamu
Tidak pernah ku rasa sebegini
Dimana ku rasa gementar saat bersamamu
Namun ku makin gementar bila berjauhan denganmu
Adakah ini cinta
Tiap kali ku tatap wajahmu
Dapat ku rasakan tiupan angin dingin menyapaku
Angin yang menyapa dan membawa tubuhku
ke alam dimana hanya ada kau dan aku
Adakah ini cinta
Saat pagiku hanya dipenuhi dengan bayangan wajahmu
Saat lelahku dipenuhi dengan senyuman penawarmu
Tiap saat hidupku hanya ada dirimu
Adakah ini cinta
Ku mulai merasa bingung bila berhadapan denganmu
Namun ragaku menjerit memanggil-manggil namamu
Ku hanya bisa tunduk malu dihadapanmu
Namun saat kau berpaling
Aku mencuri melihatmu
Jika benar ini namanya cinta
Ku pasti akan bahagia kerana kau ku puja
==
BIAR CINTA BERBICARA
saat mata kita bertemu
terasa begitu indah saat itu
hati kita seolah berbicara
tentang tajuk yang tidak kita ketahui
pertemuan singkat itu berakhir
tetapi kita masih ingin berpandangan
tetapi kita mesti mengakui hakikat
kita saling tidak mengenali
karena tiada cinta berbicara
sudah sebulan sejak pertemuan yang tak terduga itu
aku masih mengingati saat-saat indah itu
walaupun kadang aku tertawa
kerana dirimu tidak ku kenali
tetapi aku masih mengingati
adakah aku begitu dungu
mengingati seseorang yang sudah pasti
sudah melupakanku
aku memandang hamparan lautan yang terbentang
kenapa pertemuan singkat itu berjaya
membuat aku ingat sehingga ke saat ini
aku cuma mampu tersenyum
adakah kita akan bertemu lagi
dan kali ini cinta kita akan bebicara
aku meninggalkan lautan yang indah itu
menuju ke destinasi yang tak pasti
entah kenapa terasa debaran yang sama
saat kau dan aku bertemu sewaktu itu
adakah kau berada di belakangku
dan sedang melihatku
apa yang harus aku lakukan
benarkah ini bukan ilusi
kerana saat aku menoleh
kau sedang tersenyum ke arah ku
adakah aku bermimpi
adakah kau masih mengingati
entah mengapa kaki ini melangkah
melangkah menuju dirimu
yang sedang berdiri di hadapanku
mengapa makin kuat debaran ini
sewaktu mata kita bertaut
kali ini jarak kita semakin dekat
dan kini kita sudah berhadapan
kau memulakan sapaan
beserta senyuman yang sangat aku rindui
kali ini aku mendengar bait-bait cinta
yang sedang merdu berdendang di hati kita
aku harap kau juga sama
merasai perasaan yang sama
kali ini biarlah mulut kita tertutup
kerana kita harus mengizinkan hati kita
berbicara tentang cinta
kali ini
BIAR CINTA BERBICARA
==
Yang Pernah Mengisi Hatiku
melayang tinggi hayalku
saat teringat padamu
pada sosok terindah
yang pernah mengisi hatiku
saat terindah bersamamu
kini hanyalah tinggal kenangan
karena takdir telah berbicara
kau tercipta bukan tuk temaniku
kini
hanya rintik hujan dan kesepian
menjadi teman senja ku
yang dulu selalu diisi canda tawamu
setelah kau menghilang dari hidupku
setiap waktu yang ku jalani terasa hampa
karena hanya penyesalan dan kesepian yang kurasa
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih