Kalimat Cinta
waktu itu
hari itu
bulan itu
detik itu
masih teringa jelas
aku mengakhiri hubunga kita
apa kau tau
detik ituaku masih begitu mencintaimu
apa kau tau
detik ituaku masih amat menyayangimu
apa kau tau
detik ituaku masih menyimpan namamu dihatiku
berat rasanya
untuk melontarkan kata kata itu dari mulutku
dan lagi lagi air mata ini
tak henti hentinya membasahi pipiku
hati ini amat teramat sakit
sebenarnya ada rasa penyesalan yang ada dihatiku
menyesal karena telah memutuskan hubungan ini
menyesal karena harus berpisah denganmu
menyesal karena menutupi
semua rasa cinta dan sayang ini untukmu
tapi
semua itu sudah menjadi perinsip hidupku
kamu tau jelas apa alasanku untuk melakukan semua ini
tapi kamu selalu mempersilahkan aku
dan tak pernah memaksa apa yang aku lakukan
tak ada lagi kata sayang
tak ada lagi kata cinta
semuanya hanya akan tersimpan manis
dalam lubuk hatiku yang paling dalam
==
KAMU
Kamu itu laksana mutiara di laut lepas
Begitu sulit Aku raih walau dalam mimpi
Hanya bayang mu di mata yang selalu membekas
Entah bagaimana Aku bisa selami hati mu
Hati mu begitu dalam buatku sulit menyentuhnya
Jujur kaau indah seperti mawar
Namun kenapa kau Akurung dirimu dengan duri yang tajam
Sedingin itu kah hati mu pada Aku
Dalam mimpi kau begitu nyata milik ku
Namun dalam nyata kau laksana mimpi bagiku
Aku hanya bisa berharap dalam remang hati mu
Kau akan beriAku sedikit cahaya cinta mu
Kan Aku jaga cahaya itu dalam hati ku
Walau Aku harus puas hanya dengan mengagumi mu
Seperti pantai yang mengagumi ombak yang datang
Seperti bumi yang mengagumi bulan yang bersinar
Dan ini lah aku yang akan selalu mengagumi dirimu
Entah sampai kapan Aku bisa bertahan
Dalam remang cinta tiada kepastian
Hanya satu alasan Aku tetap menunggu
Yaitu kamu yang Aku yakin belahan jiwaku
==
Ketika Cinta Dikhianatai
Lelah sudah asa ini
Untuk mencari cinta sejati
Ketika cinta dihianati
Tak ada rasa percaya lagi
Khawatir akan terulang kembali
Selalu waswas dalam hati
Mengapa kau tega menghianati
Dengan segala cara kau jalani
Mungkin sudah takdir ilahi
aku selalu kau hianati
Atau kau tak sepenuh hati
MencintaiAku sampai ajal menanti
Hancur sudah rasa ini
Hidup tanpa cinta sejati
Walau sudah Aku coba untuk obati
Namun tak bisa aku akhiri
Segala usahaku selalu siasia
Tak sedikit pun yang kau terima
Walau hasilnya tak seberapa
Tapi Aku lakukan sepenuh jiwa
Hanya si kecil pelipur lara
Tempat Aku menghibur hati nan luka
Jika teringat saat kau berdusta
Aku peluk dia untuk meredam bara
Demi si kecil bahagia
aku rela tak punya cinta
Masa depannya masih terbuka
Semoga menjadi insan yang berguna
Biarkan orang berkata apa
Mencibir Aku sebagai lelaki tak berAkuasa
Mereka hanya berfikir sesaat saja
Tanpa peduli nasib si kecil nantinya
Duhai Tuhan Aku yang mulia
Pemilik segala cinta
Dimana lagi akan Aku temui
Cinta sejati yang selama ini Akucari
==
CERITA SENJA KITA
aku sedang tak ingin berpuisi
usah hiraukan keindahan fiksi
berbicara saja dengan hati
di bawah temaram senja
mengalir cerita tentang kita
aku menunduk sipu
saat ujung mataku bertaut lirikanmu
berusaha mengeja tiap gurat di wajahAku
merah padam semu pipiku
saat sepoi nafasmu
begitu hangat menyentuh pori poriku
lalu katup bibirku seketika mekar
mewangi segar selayak kelopak mawar
kala tatapmu tak lebih seinci dari rautAku
seolah meyakinkan Aku
akulah perempuan itu
yang menjadi bagian dari dirimu
dan kini menyatu dalam ciumanmu
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
waktu itu
hari itu
bulan itu
detik itu
masih teringa jelas
aku mengakhiri hubunga kita
apa kau tau
detik ituaku masih begitu mencintaimu
apa kau tau
detik ituaku masih amat menyayangimu
apa kau tau
detik ituaku masih menyimpan namamu dihatiku
berat rasanya
untuk melontarkan kata kata itu dari mulutku
dan lagi lagi air mata ini
tak henti hentinya membasahi pipiku
hati ini amat teramat sakit
sebenarnya ada rasa penyesalan yang ada dihatiku
menyesal karena telah memutuskan hubungan ini
menyesal karena harus berpisah denganmu
menyesal karena menutupi
semua rasa cinta dan sayang ini untukmu
tapi
semua itu sudah menjadi perinsip hidupku
kamu tau jelas apa alasanku untuk melakukan semua ini
tapi kamu selalu mempersilahkan aku
dan tak pernah memaksa apa yang aku lakukan
tak ada lagi kata sayang
tak ada lagi kata cinta
semuanya hanya akan tersimpan manis
dalam lubuk hatiku yang paling dalam
==
KAMU
Kamu itu laksana mutiara di laut lepas
Begitu sulit Aku raih walau dalam mimpi
Hanya bayang mu di mata yang selalu membekas
Entah bagaimana Aku bisa selami hati mu
Hati mu begitu dalam buatku sulit menyentuhnya
Jujur kaau indah seperti mawar
Namun kenapa kau Akurung dirimu dengan duri yang tajam
Sedingin itu kah hati mu pada Aku
Dalam mimpi kau begitu nyata milik ku
Namun dalam nyata kau laksana mimpi bagiku
Aku hanya bisa berharap dalam remang hati mu
Kau akan beriAku sedikit cahaya cinta mu
Kan Aku jaga cahaya itu dalam hati ku
Walau Aku harus puas hanya dengan mengagumi mu
Seperti pantai yang mengagumi ombak yang datang
Seperti bumi yang mengagumi bulan yang bersinar
Dan ini lah aku yang akan selalu mengagumi dirimu
Entah sampai kapan Aku bisa bertahan
Dalam remang cinta tiada kepastian
Hanya satu alasan Aku tetap menunggu
Yaitu kamu yang Aku yakin belahan jiwaku
==
Ketika Cinta Dikhianatai
Lelah sudah asa ini
Untuk mencari cinta sejati
Ketika cinta dihianati
Tak ada rasa percaya lagi
Khawatir akan terulang kembali
Selalu waswas dalam hati
Mengapa kau tega menghianati
Dengan segala cara kau jalani
Mungkin sudah takdir ilahi
aku selalu kau hianati
Atau kau tak sepenuh hati
MencintaiAku sampai ajal menanti
Hancur sudah rasa ini
Hidup tanpa cinta sejati
Walau sudah Aku coba untuk obati
Namun tak bisa aku akhiri
Segala usahaku selalu siasia
Tak sedikit pun yang kau terima
Walau hasilnya tak seberapa
Tapi Aku lakukan sepenuh jiwa
Hanya si kecil pelipur lara
Tempat Aku menghibur hati nan luka
Jika teringat saat kau berdusta
Aku peluk dia untuk meredam bara
Demi si kecil bahagia
aku rela tak punya cinta
Masa depannya masih terbuka
Semoga menjadi insan yang berguna
Biarkan orang berkata apa
Mencibir Aku sebagai lelaki tak berAkuasa
Mereka hanya berfikir sesaat saja
Tanpa peduli nasib si kecil nantinya
Duhai Tuhan Aku yang mulia
Pemilik segala cinta
Dimana lagi akan Aku temui
Cinta sejati yang selama ini Akucari
==
CERITA SENJA KITA
aku sedang tak ingin berpuisi
usah hiraukan keindahan fiksi
berbicara saja dengan hati
di bawah temaram senja
mengalir cerita tentang kita
aku menunduk sipu
saat ujung mataku bertaut lirikanmu
berusaha mengeja tiap gurat di wajahAku
merah padam semu pipiku
saat sepoi nafasmu
begitu hangat menyentuh pori poriku
lalu katup bibirku seketika mekar
mewangi segar selayak kelopak mawar
kala tatapmu tak lebih seinci dari rautAku
seolah meyakinkan Aku
akulah perempuan itu
yang menjadi bagian dari dirimu
dan kini menyatu dalam ciumanmu
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih