Kalimat Cinta
Tuhan maafkan diriku
lama rasanya Aku Munafikan sayangMu
lama Aku enggan sujud dihadapMu
Tuhan ampuni diriAku
sering Aku caci sosok kebesaranMu
sering Aku tertawai makna hadirMu
Tuhan
Aku tahu Kamu tak butuh tangisAku
tapi jiwaku kini ingin menangis di kakiMu
Tuhan
Aku paham Kamu tak butuh pujianAku
tapi hatiku kini rindu sentuhan namaMu
Tuhan
ijinkan sekali ini Aku mengingatMu
bukan Aku takut siksa balasanMu
hanya Aku takut kehilangan cintaMu
==
Saat Pertama Memandang Wajah Lembutmu
Masih teringat
saat pertama memandang wajah lembutmu
Kau berdiri di sana
Terbelai rambutmu oleh semilir angin
Indah nan eloknya dirimu
Hingga tak ingin mataku berkedip
saat memandangmu
Ingin aku mendekat
Namun seakanakan kaki ini mati rasa
Ingin aku menyapamu syahdu
Namun bibir ini serasa terAkunci
Disinilah Aku menyingkap
lembar demi lembar rinduku lewat puisi
Melepas impian dan harapan
Meski mengenalmu walau hanya sebatas kasat mata
Ternyata bisa menumbuhkan perasaan yang sebegini dalam
Nuraniku coba mengingatmu saat kuterjaga
kurangkai serpihan hatiku lewat puisi
Dan semua masihlah kutulis rapi hanya untukmu
==
SENJA INI MASIH RINDUMU
senja ini
masih terisi cerita tentangmu
meski panas membakar embun didedaunan
memori indah denganmu tak luruh digilas zaman
ketika mentari hampir sampai diperaduan
dari perjalanan panjang ufuk timur menuju barat
dirimu tetap bersemayam dalam angan
berkilau menghias khayal tak terkotori karat
dan
imajinasiku tak juga berpaling darimu
inspirasi pada setiap puisi yang teruntai
bagai pucuk cemara diterpa sinar rembulan
selalu mampu menciptakan lukisan indah bayangan
ah
rupanya rindu ini
masih tetap untukmu
kekasihku
==
Saat Raga Ini Mulai Terasa Beku
Bila masa Aku telah usai
saat ke dua mata lelah tuk terjaga
saat raga ini mulai terasa beku
saat hela nafasku semakin samar
jangan biarkan tangismu mengiring pergi
tak pula lara kau hendap di sana
biarkan ku jelang detik terakhir dengan senyuman
aku pergi bukan tak lagi peduli
bukan pula rasa sayangku menghilang
aku tetap mencintaimu
aku sangat menyayangimu
meski raga terpisah dalam dimensi yang berbeda
yakinlah di sana aku selalu merindukanmu
Hapus kesedihan itu
tersenyumlah untukku
meski aku tak lagi di sisi menemani
jiwa Aku kan selalu menanti kehadiran mu
cinta kita adalah anugerah ILLAHI
semoga kelak kita di pertemukan
dalam masa yang telah di janjikanNYA
cium aku untuk yang terakhir kali
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Tuhan maafkan diriku
lama rasanya Aku Munafikan sayangMu
lama Aku enggan sujud dihadapMu
Tuhan ampuni diriAku
sering Aku caci sosok kebesaranMu
sering Aku tertawai makna hadirMu
Tuhan
Aku tahu Kamu tak butuh tangisAku
tapi jiwaku kini ingin menangis di kakiMu
Tuhan
Aku paham Kamu tak butuh pujianAku
tapi hatiku kini rindu sentuhan namaMu
Tuhan
ijinkan sekali ini Aku mengingatMu
bukan Aku takut siksa balasanMu
hanya Aku takut kehilangan cintaMu
==
Saat Pertama Memandang Wajah Lembutmu
Masih teringat
saat pertama memandang wajah lembutmu
Kau berdiri di sana
Terbelai rambutmu oleh semilir angin
Indah nan eloknya dirimu
Hingga tak ingin mataku berkedip
saat memandangmu
Ingin aku mendekat
Namun seakanakan kaki ini mati rasa
Ingin aku menyapamu syahdu
Namun bibir ini serasa terAkunci
Disinilah Aku menyingkap
lembar demi lembar rinduku lewat puisi
Melepas impian dan harapan
Meski mengenalmu walau hanya sebatas kasat mata
Ternyata bisa menumbuhkan perasaan yang sebegini dalam
Nuraniku coba mengingatmu saat kuterjaga
kurangkai serpihan hatiku lewat puisi
Dan semua masihlah kutulis rapi hanya untukmu
==
SENJA INI MASIH RINDUMU
senja ini
masih terisi cerita tentangmu
meski panas membakar embun didedaunan
memori indah denganmu tak luruh digilas zaman
ketika mentari hampir sampai diperaduan
dari perjalanan panjang ufuk timur menuju barat
dirimu tetap bersemayam dalam angan
berkilau menghias khayal tak terkotori karat
dan
imajinasiku tak juga berpaling darimu
inspirasi pada setiap puisi yang teruntai
bagai pucuk cemara diterpa sinar rembulan
selalu mampu menciptakan lukisan indah bayangan
ah
rupanya rindu ini
masih tetap untukmu
kekasihku
==
Saat Raga Ini Mulai Terasa Beku
Bila masa Aku telah usai
saat ke dua mata lelah tuk terjaga
saat raga ini mulai terasa beku
saat hela nafasku semakin samar
jangan biarkan tangismu mengiring pergi
tak pula lara kau hendap di sana
biarkan ku jelang detik terakhir dengan senyuman
aku pergi bukan tak lagi peduli
bukan pula rasa sayangku menghilang
aku tetap mencintaimu
aku sangat menyayangimu
meski raga terpisah dalam dimensi yang berbeda
yakinlah di sana aku selalu merindukanmu
Hapus kesedihan itu
tersenyumlah untukku
meski aku tak lagi di sisi menemani
jiwa Aku kan selalu menanti kehadiran mu
cinta kita adalah anugerah ILLAHI
semoga kelak kita di pertemukan
dalam masa yang telah di janjikanNYA
cium aku untuk yang terakhir kali
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih