Wednesday, November 19, 2014

Masih Namamu Yang Tertinggal

Masih Namamu Yang Tertinggal
Kalimat Cinta

Rona sepi
kian menggurat keluakaan pada hati
kala mengingati janji
yang telah kau nistai

Cinta yang ku beri
telah kau nodai
dengan pengkhianatan
kau hitamkan janji suci

Sabar hati ku
telah terima meski lara menghujamku
menyekat rasa tulus dalam kalbu
mamun tetap saja masih namamu tertinggal
melekat bertahta dì hatiku

Walau sesak
kian berjejal di rongga dadaku
merobek uluh hati
tak ku pungkiri
rasa ini masih menyimpan cimtamu
yang dulu kau beri


==


Sandarkan Ragumu Pada Bahuku

Kulihat hatimu bertalung ragu
karna rindunya
yang telah kau simpan tak mampu menjamu

seraut wajahmu terlihat sendu
karna menyimpan airmata
yang mengebun dikelopak mata indahmu

Jangan kau tutupi
aku tahu apa yang telah rasa
kala kerinduan ingin bersanding
menyatukan harapan mimpimu

namun akupun tak mampu merengkuhmu
karna rindu yang kau nanti bukan diriku

Walau begitu
namun pintaku izinkan aku
membalut kelukaan yang telah memar
karena pemilik rindu
dan sandarkan ragumu pada bahuku
biar teduhku memayungimu

Hapuslah semua rasa keraguanmu
tersenyumlah untukku
karna ku tak rela
jika melihat airmatamu
menetes di altar pipimu

sayang
berikan kepercayaan itu padaku
aku akan menjaga
dengan segenap rasa yang kupunya dan sepenuh hati


==


Setangkai Mawar Cinta

Mengalun begitu syahdu
laksana tembang-tembang kerinduan
yang menggema seperti hati
yang merasakan getar debar-debar cinta yang membara

Seindah setangkai mawar cinta
yang harum semerbak wanginya merekah
laksana hati yang sedang terjatuh
dalam pelukan cinta yang menjamah

Begitu indah
kidung kerinduan malam ini melagu
seindah alunan nada-nada
syair jiwa yang menyentuh kalbu

Ku rasa seperti bisikanmu yang lembut
menyemilir lirih tregiang di telinga
laksana nyanyian malam
sang dewa-dewi disurga memberikan kedamaian


==


Aku Tak Ingin Membencimu

Aku tahu
putaran waktu semakin berlalu
dan semua hilang
dari pandangan dengan sekejap
tapi tidak dari ingatan

jejak-jejak rindu
yang masih membayang
melintas di ujung kenang
masih dipikiran

Sudah ku lepas engkau
dari ikatan batin ini
sejak engkau berpamitan
namun engkau kembali menghampiri

meski pintu hati sudah tertutup
engkau tak bosan menekuri
menunggu pintu terbuka kembali

Kenapa dulu kau tanamkan bunga cinta
jika engkau tak mampu merawat
meski hanya sekedar menyiraminya
engkau biarkan layu kekeringan

tanpa pernah kau menyadari
kau telah patahkan ranting hati
hingga tak mampu tuk bersemi lagi
karna kesakitan

Aku tidak ingin membecimu
karna hanya akan melukaì hati
namun aku ingin engkau pergi
dan jangan lagi datang padaku
walau hanya sekedar tersenyum

karna
kini bunga cintamu tak memekar
dan warnanya telah memudar
yang terlihat hanya layu
tiada lagi mampu menebar harum

Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih