Tuesday, November 18, 2014

Mimpiku telah Sirna Tertelan Dustamu

Mimpiku telah Sirna Tertelan Dustamu
Kalimat Cinta

Dulu ada cinta yang bersemayam
didalam dada meski hanya bersahaja
selalu ada damai
yang mendekap mesra sunyinya jiwa

Selalu ada bisik
Kata Rindu yang begitu merdu
selalu ada canda tawamu
yang menghias rekah merah bibirku

dan selalu ada tatap matamu
seteduh rona senja berbinar memancarkan cahaya
ada rasa yang bergelora membara didalam dada

Tapi kini tak lagi kurasakan
semua kenangan yang terlewati bersama
telah kau lupakan

kini kau telah bahagia
merajut kasih mesra
bersama cinta yang kau pujakan

Dan yang ku bisa hanya mengenangmu
menjadikan andaian dalam lamunan panjang
semua harapan mimpiku telah sirna tertelan dustamu
tak mungkin dapat kembali terulang


==


Satu Namamu

Malam menyapa
menghadirkan kerinduanku padamu
pendar wajahmu menjelma
dalam bias setiap anganku

Gelora rinduku
semakin mengikat hati
tak luput dari waktu
yang makin menjerat rasa ini

Satu namamu makin mengharum
mewangi memenuhi ruang hati
indah ku pujakan
dalam doa dipengharapan ku ini

Setapak lagi menunggu musim berganti
kau dan aku akan bertemu
menyatukan kerinduan kerinduan
yang tersimpan di dalam kalbu

Kekasihku sabarlah menunggu
waktu akan mempesatukan kita
hingga kau kembali mendekap cinta
yang telah kujaga


==


Mimpiku Untuk Memilikimu Terkandas

Kau telah terlepas dari dekap erat mesraku
mimpiku untuk memilikimu
terkandas terhalang batas yang membentang
Kini semua telah hilang dari harapan melalang

hanya beban yang tertinggal
lara menyayat luka hati
kini hanya hening
menyelimuti ruang hati yang sunyi

Masih dalam ingatan senyum manismu
yang menghias rona wajahmu
indah yang selalu ku tatap
teduh manja pesonamu

Kekasih seiring waktu yang berputar
pernah ku ukir namamu
dan kusebut lirih dari lisanku
ku berharap kelak kita kan bertemu
menyusuri kembali kota kenangan bersamamu


==


Tawaku Masih Melebar

Gerimis dari semalam
rupanya masih saja menitik lembut
dan masih mengalun dengan syahdu
dentingnya kian menggericik
mengiris hati menyayat pilu

Kini pagi tiada matahari yang merona
tiada pelangi yang menghias langit jingga
hanya mendung yang menyelimuti awan bermuram durja

Namun tidak untukku sayang
lihatlah senyumku
masih mengguar tawaku melebar
meski tak lesung pipit

sapaku untukmu masih sama
tak berubah meski musim mengimpit

Aku tetap ada untukmu
meski sekat jarak ruang dan waktu
menjadi dinding pembatas diantara kita
namun kasih ini tetap untukmu
tak merubah apapun suasana

Selamat pagi Cintaku
sapa engkau dari seberang
tersenyumlah untuk menyambut awal pagì
disini ku menemanimu

teriring titah doaku
semoga indah harimu
dan restu illahi
bersama menjagamu selalu

Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih