Showing posts with label Angin. Show all posts
Showing posts with label Angin. Show all posts

Wednesday, March 27, 2013

DINGIN

DINGIN
Kalimat Cinta

Angin berhembus merdu
Memicu rindu pada lembar dedaunan
Satwa malam pun bersolek ria
Mengantar cerita berbagi manja

Namun tidak denganku malam ini
Hanya dingin serasa bekukan sendi
Hampa jiwa ketika sapa tak lagi mesra
Dimana kucari manjamu yang kusuka

Friday, February 15, 2013

BUKAN SALAH SIAPA

Kalimat Cinta

Mungkin kau angap aku angin yang berlalu
Yang pernah berhembus lewati hatimu
Sekejap namun tinggalkan luka
Karenanya itu jadikan beban dalam kesendirian

Bukan salahmu kau tinggalkan aku
Bukan karenamu jua hati menjadi pilu
Namun semua karna diriku
Yang begitu berharap lebih dari dirimu

Wednesday, February 13, 2013

Ombak Cinta

Ombak Cinta
Kalimat Cinta

Kau.
Tergulung ombak lara yang ia cipta
Terseret deras arus kedukaan yang ia jelmakan

Meronta tlah kau coba meronta
Melepaskan jeratan yang melukai hati
Memberaikan ikatan pembelenggu jiwa

Namun tak jua kau mampu terbebas dari kungkungan ego
Mengatasnamakan cinta dan keutuhan

Sunday, January 20, 2013

Dengan Santun Mencintaimu

Kalimat Cinta

seperti inikah cinta kau terjemahkan
menjadi prasangka ketika pencarian mu
ketika harap sesaatmu
berujung pada sebuah tanya di hati mu
kemudian sebuah kejujuran begitu tak ber'arti
layak nya angin lalu di antara hiruk

aku ingin kan sebuah cinta yang bijaksana
sebuah kasih sayang yang matang dan dewasa
menjadi cahaya saat gelap menyulubung pandang
menjadi penerang kala jiwa di rundung bimbang
tempat dimana ku sandarkan letih ini
tanpa aku harus bercerita tentang lelah

Monday, January 14, 2013

Pada Siapa Ku Titipkan Cintaku

Kalimat Cinta

Semilir angin siang ini
Menghempas rasa panas
Dan sedikit ku rasakan kesejukan
Duduk dalam kesendirian
Disudut bangku tua.

Hatiku berbisik lirih
Apakah aku akan bahagia
Apakah akan ku temui satu hati
Yang akan memberiku bahagia
Ragu menyelimuti hatiku

Sunday, November 25, 2012

Di Batas Kota Malam

Kalimat2Cinta

Sunyi sepi yang kian senyap,
menjadi saksi dimana engkau adalah satu cinta yang masih ku genggam.
sesaat aku masih terbuai mimpi yang indah tentangmu semalam,
yang telah ku rajut di sudut harapan di batas kota malam.

Indah masih terkenang walau hanya di dalam semunya bayangan.
kala kita bercinta di dalam beranda rembulan.
di mana kita bermesraan di antara kerlip bintang yang bertebaran di luasnya hamparan.