Showing posts with label Kehampaan. Show all posts
Showing posts with label Kehampaan. Show all posts

Monday, September 8, 2014

Kau Sudah Taklukkan Hatiku

Kau Sudah Taklukkan Hatiku
Kalimat Cinta

Rasanya baru kemarin aku mengenalmu
Tapi terasa lama Aku rasa
Tak percayaku mendengarnya
Tak kuasa Aku menahan haru

Benarkah ini cinta
Tulus dari hatimu
Nuranimu yang berkata
Kamu inginkan aku

Terasa indah hidupku kembali
Berartinya setiap waktuku
Kau sudah taklukan hatiku
Ingin tahu siapa dirimu

Tuesday, April 15, 2014

Saat Bibirmu Tertutup Rapat

Saat Bibirmu Tertutup Rapat
Kalimat Cinta

Aku melihat suara lewat matamu
Saat bibirmu tertutup rapat
Tapi jelas membuatku makin
menatapmu bersama degup jantungku
yang tak pernah menentu

Apa pernah kamu mendengar cinta
yang tak bersuara meneriakkan
manisnya kesedihan
itulah aku yang ada di kamu
pada sebilah cinta
yang telah menggores hati
sedalam dalamnya

Monday, October 28, 2013

Biarkan Rasa Ini Abadi

Biarkan Rasa Ini Abadi
Kalimat Cinta 

Biarkan rasa ini abadi
Bertahta di isi dada diri
Kan aku jadikan engkau mhkota di hati
Dalam istana suci di hati ini

Sampai waktu berhenti
Tetap rasa sayang ini
Hanya untukmu kekasih

Hingga tiada hembusan udara di raga
Rasa cinta ini hanya untukmu belahan jiwa

Bila mana raga akan kembali ke asalnya
Sukma tiada di raga
Jiwa ini menunggumu hingga di surga
Dalam pelukan SANG PENCIPTA

Sunday, January 27, 2013

PERGILAH

Kalimat Cinta

Entah berapa lama
ku duduk berdiam diri
Hanya tatapan kosong
Hanya kegundahan jiwa yang menemani

Kutarik lontar
Ku gelar di tanah
Ku coba torehkan jejak-jejak langkahku disana
Diantara nyanyian yang tak bermakna

Thursday, January 3, 2013

Pergi Tak Kembali

Kalimat Cinta

Sekian lama kumenanti
Namun tiada pernah kudengar kabarnya
Hanya nyanyian sunyi menghibur hati
Dalam jiwa menahan hampa

Masih ku ingati sapanya yang sejukkan hati
Senyumnya damaikan jiwa yang sepi
Meski kadang hati tak menyadari
Akan tulusnya cinta yang ia beri

Sunday, November 25, 2012

Di Batas Kota Malam

Kalimat2Cinta

Sunyi sepi yang kian senyap,
menjadi saksi dimana engkau adalah satu cinta yang masih ku genggam.
sesaat aku masih terbuai mimpi yang indah tentangmu semalam,
yang telah ku rajut di sudut harapan di batas kota malam.

Indah masih terkenang walau hanya di dalam semunya bayangan.
kala kita bercinta di dalam beranda rembulan.
di mana kita bermesraan di antara kerlip bintang yang bertebaran di luasnya hamparan.