Kalimat Cinta
Malam terhias rintik hujan
Bertemankan sepi
Ku renungi diri ini
Mengapa kurasakan hampa
Rintik hujan diluar sana
Terdengar taktik taktik
Seperti nada jantung ku
Sangat perlahan namun jelas adanya
Mengapa kurasakan sepi malam ini
Atau karna tanpamu
Mungkin saja
Tanpa mu detik pun terhitung panjang
Mendengarkah kau kekasih hatiku
Tahukah engkau
Bila saat ini aku rindui
Rintik hujan bisikan padanya
Malam ini aku rindu dia
Tanpa mu terasa
Hari ini panjang
Tanpa mu detik pun lambt berjalan
Sepi senja ku
Menunggu
Berharap
Menanti
Menghayal
mengisi waktu Sampai kapan
Redup ini menutupi
Sampai kapan Mendung ini menggantung
hempasan napas berat
Sebagai tanda jemu dalam sepi
==
Mengapa Dusta
Ku tanya pada mu
Mengapa kau dusta
Kutanya padamu
Mengapa tak bicara
Bukan kah kau yang bilang
Katakan bila ingin kau katakan
Kini bibir mu terkatup bisu
Kini satu kata pun tak ada
Jawab tanya ku
Mengapa kau dusta padaku
Masihkah kau simpan cintamu untuk ku
Masihkah kau jaga sayang mu untuk ku
Kenapa bisu bila memang masih ada
Sungguh tidak kukira
Tak pernah ku pahami
Mengapa kau simpan dusta
Bila cinta telah sirna dihati mu
Bila sayang telah pupus untuk ku
Akan ku lepas dirimu
Walau aku tak rela
Akan aku ijinkan kau pergi
Walau menjerit hatiku
Karna aku sayang Padamu
Namun bila kau pinta
akan kulepaskan Dirimu
Asal bicara pada ku
Katakan kau ingin pergi
Jangan kau simpan dusta itu
Bila hatimu bukan lagi untuk ku
Bicaralah Dan Jujurlah Padaku
==
Kesejukan Wajahmu
Sejuk memandang wajah mu
Wajah terbasuh air wudhu
Sangat tentram hatiku
Ingin ku makmumi Dir
Namun masih ada jarak memisahkan
Tak dimengerti
Tak jua terpahami
Bila hati begitu yakin
Namun nurani berbisik
Aku percayai
Hayal pun jauh kesana
Angan pun terbang tinggi
Mimpi pun indah
Semoga menjadi nyata
Ada surga didunia
Tak ingin sedar mimpi
Tak ingin sekedar hayal
Namun semoga jadi satu kenyataan
Hanya ada doa dan usaha
Itu sisa doa yang ku punya
Semoga
==
Andai Engkau Tau
Aksaramu sungguh membuat teriris di hati
Saat kau lukiskan Biarkan Aku Pergi
Rasa itu akan aku tahan ketika engkau bersua
Aku hanya bisa menyimak semua
Mungkin engkau tak akan pernah tau
Akan rasa ini kepadamu
Bukan artian iba dari deritamu
Atau ambil kesempatan dari luka itu
Aku berharap engkau menyadari
Dan sedikit saja untuk mengerti
Akan posisi letak hati dan diri ini
Karena engkaulah yang selama ini aku nanti
Biarlah waktu yang memberi jawaban
Tentang semua rasa dalam penantian
Hanya untukmu rasa itulah yg terdalam
Kini aku milikimu dalam mimpi di tiap malam
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Malam terhias rintik hujan
Bertemankan sepi
Ku renungi diri ini
Mengapa kurasakan hampa
Rintik hujan diluar sana
Terdengar taktik taktik
Seperti nada jantung ku
Sangat perlahan namun jelas adanya
Mengapa kurasakan sepi malam ini
Atau karna tanpamu
Mungkin saja
Tanpa mu detik pun terhitung panjang
Mendengarkah kau kekasih hatiku
Tahukah engkau
Bila saat ini aku rindui
Rintik hujan bisikan padanya
Malam ini aku rindu dia
Tanpa mu terasa
Hari ini panjang
Tanpa mu detik pun lambt berjalan
Sepi senja ku
Menunggu
Berharap
Menanti
Menghayal
mengisi waktu Sampai kapan
Redup ini menutupi
Sampai kapan Mendung ini menggantung
hempasan napas berat
Sebagai tanda jemu dalam sepi
==
Mengapa Dusta
Ku tanya pada mu
Mengapa kau dusta
Kutanya padamu
Mengapa tak bicara
Bukan kah kau yang bilang
Katakan bila ingin kau katakan
Kini bibir mu terkatup bisu
Kini satu kata pun tak ada
Jawab tanya ku
Mengapa kau dusta padaku
Masihkah kau simpan cintamu untuk ku
Masihkah kau jaga sayang mu untuk ku
Kenapa bisu bila memang masih ada
Sungguh tidak kukira
Tak pernah ku pahami
Mengapa kau simpan dusta
Bila cinta telah sirna dihati mu
Bila sayang telah pupus untuk ku
Akan ku lepas dirimu
Walau aku tak rela
Akan aku ijinkan kau pergi
Walau menjerit hatiku
Karna aku sayang Padamu
Namun bila kau pinta
akan kulepaskan Dirimu
Asal bicara pada ku
Katakan kau ingin pergi
Jangan kau simpan dusta itu
Bila hatimu bukan lagi untuk ku
Bicaralah Dan Jujurlah Padaku
==
Kesejukan Wajahmu
Sejuk memandang wajah mu
Wajah terbasuh air wudhu
Sangat tentram hatiku
Ingin ku makmumi Dir
Namun masih ada jarak memisahkan
Tak dimengerti
Tak jua terpahami
Bila hati begitu yakin
Namun nurani berbisik
Aku percayai
Hayal pun jauh kesana
Angan pun terbang tinggi
Mimpi pun indah
Semoga menjadi nyata
Ada surga didunia
Tak ingin sedar mimpi
Tak ingin sekedar hayal
Namun semoga jadi satu kenyataan
Hanya ada doa dan usaha
Itu sisa doa yang ku punya
Semoga
==
Andai Engkau Tau
Aksaramu sungguh membuat teriris di hati
Saat kau lukiskan Biarkan Aku Pergi
Rasa itu akan aku tahan ketika engkau bersua
Aku hanya bisa menyimak semua
Mungkin engkau tak akan pernah tau
Akan rasa ini kepadamu
Bukan artian iba dari deritamu
Atau ambil kesempatan dari luka itu
Aku berharap engkau menyadari
Dan sedikit saja untuk mengerti
Akan posisi letak hati dan diri ini
Karena engkaulah yang selama ini aku nanti
Biarlah waktu yang memberi jawaban
Tentang semua rasa dalam penantian
Hanya untukmu rasa itulah yg terdalam
Kini aku milikimu dalam mimpi di tiap malam
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih