Kalimat Cinta
Hembusan angin malam
Mengusik rasaku yang tersembunyi
Sejuk menyusup disela pori kulitku
hening sekali
Aku hanya bertemankan pekatnya malam
Menelusuri lorong waktu yang lalu
Ada sebait kisah yang kusembumyikan
Ada segumpal rasa yang kusimpan
Ada cerita yang kulukis
Ada segoret cerita yang simpan
didalam CD memory ku
Waktu memang telah pergi jauh
Cerita telah usai
Namun kenangan yang ku sembunyikan
Masih jelas dalam ingatan
terasa ada yang menyumbat tenggorokan
Terasa sesak dada ini
Terasa hangat mengalir
disisi kanan kiri pipiku
Mengapa harus kuingat dia
Mengapa harus hadirkan dia
Malam seperti ini Menggugah rasaku
Ternyata masih utuh memory itu
Masih segar ingatan tentang goretan itu
Bila malam berlalu Ingin kulelapkan malamku
Dalam mimpi yang baru
Agar ku tersenyum
Ketika Fajar datang nanti
Cepatlah berlalu malam
==
Aksara Hati Bicara
Bibir bisu
Tatap mata pun jauh
Kosong tidak berarti
Diam dalam sejuta rasa
Yang tersimpan dalam dada
Bibir tidak lagi berucap kata
Hanya hati yang kini bicara
Aksara pun tercipta
Tertulis satu rasa
Cerita tak pernah terhenti
Cerita tak pernah habis
Silih berganti
Kini haruskah kudiam lagi
Dan membiarkan semua berlalu
Seiring waktu Atau ku pergi dan benamkan diri
dalam mimpi panjang tak bertepi
==
Terbiasa
terbiasa dengan sapaan mu
kini ku juga harus terbiasa tanpa sapa mu
sepi juga hidup
yang tanpa pelangi
tapi memang
tak selamanya
ada pelangi
kehidupan berputar
waktu bergeser
haripun berganti
pasang surut hidup
menjadi kodrat
Aku tolakpun tak mungkin
jalani saja Semua yang ada
Dengan semangat Dan Apa Adanya
==
Melody Usang
Bergetar hatiku
Ketika kudengar lagu itu
Selintas terbayang kembali masa lalu
Mengusik Menguak Memory kelam
Berdesir hatiku
Ketika satu bait lagu itu
Teringat ucap mu
Aku slalu ada untuk mu
Bersama Berdua Selamanya
Janji tinggal janji
Sumpah tinggal kata
Semua tidak Berguna lagi
Semua Kini tidak ku butuhkan lagi
Karena semua memang dusta
Kini syair lagumu dihatiku telah berganti
Bukan kerinduan lagi
Namun ingin ku musnahkan
Namun sayang Telah berkarat dan usang
Yang terkikis waktu
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Hembusan angin malam
Mengusik rasaku yang tersembunyi
Sejuk menyusup disela pori kulitku
hening sekali
Aku hanya bertemankan pekatnya malam
Menelusuri lorong waktu yang lalu
Ada sebait kisah yang kusembumyikan
Ada segumpal rasa yang kusimpan
Ada cerita yang kulukis
Ada segoret cerita yang simpan
didalam CD memory ku
Waktu memang telah pergi jauh
Cerita telah usai
Namun kenangan yang ku sembunyikan
Masih jelas dalam ingatan
terasa ada yang menyumbat tenggorokan
Terasa sesak dada ini
Terasa hangat mengalir
disisi kanan kiri pipiku
Mengapa harus kuingat dia
Mengapa harus hadirkan dia
Malam seperti ini Menggugah rasaku
Ternyata masih utuh memory itu
Masih segar ingatan tentang goretan itu
Bila malam berlalu Ingin kulelapkan malamku
Dalam mimpi yang baru
Agar ku tersenyum
Ketika Fajar datang nanti
Cepatlah berlalu malam
==
Aksara Hati Bicara
Bibir bisu
Tatap mata pun jauh
Kosong tidak berarti
Diam dalam sejuta rasa
Yang tersimpan dalam dada
Bibir tidak lagi berucap kata
Hanya hati yang kini bicara
Aksara pun tercipta
Tertulis satu rasa
Cerita tak pernah terhenti
Cerita tak pernah habis
Silih berganti
Kini haruskah kudiam lagi
Dan membiarkan semua berlalu
Seiring waktu Atau ku pergi dan benamkan diri
dalam mimpi panjang tak bertepi
==
Terbiasa
terbiasa dengan sapaan mu
kini ku juga harus terbiasa tanpa sapa mu
sepi juga hidup
yang tanpa pelangi
tapi memang
tak selamanya
ada pelangi
kehidupan berputar
waktu bergeser
haripun berganti
pasang surut hidup
menjadi kodrat
Aku tolakpun tak mungkin
jalani saja Semua yang ada
Dengan semangat Dan Apa Adanya
==
Melody Usang
Bergetar hatiku
Ketika kudengar lagu itu
Selintas terbayang kembali masa lalu
Mengusik Menguak Memory kelam
Berdesir hatiku
Ketika satu bait lagu itu
Teringat ucap mu
Aku slalu ada untuk mu
Bersama Berdua Selamanya
Janji tinggal janji
Sumpah tinggal kata
Semua tidak Berguna lagi
Semua Kini tidak ku butuhkan lagi
Karena semua memang dusta
Kini syair lagumu dihatiku telah berganti
Bukan kerinduan lagi
Namun ingin ku musnahkan
Namun sayang Telah berkarat dan usang
Yang terkikis waktu
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih