Thursday, February 20, 2014

Ku Terjatuh Di Alas Kerikil Tajam

Ku Terjatuh Di Alas Kerikil Tajam
Kalimat Cinta

terhempas di alas kerikil tajam
sempat membuat aku termangu
mulanya teramat perih kusimpan rasa duka ini
seolah tak bertepi mengelombang di puing-puing hati

tak memilikimu lagi adalah kenyataan yang kuhadapi kini
hilang arahku mencari pijakan diri
karena cintamu tempatku membasuh letih

sayang aku harus sendiri
menyusuri setapak cerita sunyi
melayang terambang sisa asaku

aku butuh pijakan baru
bukan seperti apa pijakan itu
tapi bagaimana pijakan itu membuatku bangkit lagi
berani melangkah mengisi hari demi hari

menatap binar mentari pagi
bukan dalam bayangan kelabu
tapi itu butuh waktu
karena saat ini terhempasku sampai tejatuh

ketika diri dan cintamu berlalu
aku butuh waktu
menata serpihan cintaku
membentengi keping hatiku
agar ku tak mudah lagi terjatuh


==


Lukamu Adalah Lukaku Juga

Disetiap langkah dan nafas ini
Terucap namamu kasih
Bahagiamu adalah bahagiaku
Dan sedihmu adalah sedihku

Kau segalanya dalam hidipku
Saat kau jau aku merinukanmu
Waktu kau terlelap aku terjaga untuk menjagamu

Saat yang paling menyakitkan
Ketika kau terpuruk
Ku disini mampu merasakan apa yang kau rasa

Karena lukamu adalah luka bagiku


==


Sejuta Lembar Kenangan

Lentik jemari telah lukiskan
Sang dewi rembulan malam
Sejenak mata terbuai lelap
Akan paras pesonanya yang
Sangat terlihat merona

Teduh mata berseri wajah
Akan cinta yang telah menjamah
Di dalam sanubari dengan perlahan
Dan menghembuskan Nafas teriklhasnya

Gemintangnya purnama malam
Membuka sejuta lembar kenangan
Yang sangat mengesankan
Dan masih menggumpal
Bersama serpihan-serpihan
Di dalam relung hati

Ku puja rindu kasih di sepanjang waktuku
Dengan segenap ketulusan hati
Meskipun kian samar dan tak bertapak
Seiring bergulirnya waktu

Ku Puja Rindu Kasih


==


Mendayung Rindu Kasih

Perlahan lembayung malam
Mendayung rindu kasih
Perih mengikis tepian hati
Menyilamnya bayang wajahMU
Di dalam temaramnya malam

Nestapa menjamah penjuru kalbu
Membakar asa dalam nurani
Nyanyian sendu isakkan tangis
Mengenang silam sejarah kasih
Di dalam hening malam

Kejora yang tak pernah teraba
Meskipun kerlipnya bintang
Melukiskan cinta dari kekasih hati
Yang telah ku puja selama ini
Di dalam siang dan malamku

Ter siksa batin tak bertepi
Meskipun keindahan wajahMU
Menjelma nyata membuai
Di dalam pelupuk mata suduku

Biarlah ku reguk semua
Madu rindu dengan pahit
Dan getirnya rinduku padamu
Selama ini

Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih