Kalimat Cinta
Masih kugapai sorot indah matanya
Juga kudapati senyum yang melemahkan hati
Sejenak hati tak tahu apa artinya
Kurasa bahagia saat aku melihatnya
Kurasa juga sesuatu yang menyesakkan
Dengan segenggam kasih dan sayang yang kupunya
Sepertinya aku sangat menginginkannya
Hingga kubiarkan egoku melukainya
Entahlah
Aku masih sama
Berharap secercah rasa yang ada menjadi bermakna
Meski untuknya aku layaknya hembusan angin
Yang melewati hari indahnya sesekali
Tapi tulus kasih yang ku punya
Telah memberiku sebuah jawaban
Bahwa Aku takkan pernah lelah menunggunya
Hingga saat ia tahu aku selalu ada untuknya
Hingga ia merasakan hal yang sama
Walau nanti kudapati luka dari tutur katanya
Walau akhirnya kenyataan tak berakhir baik
Untukku dan perasaan yang kupunya
Ia masih menganggap semua tak sempurna
Tetaplah akan kutampakkan senyum bahagia
Sekalipun hati merasa meneteskan airmata yang tertahan
Memanggil namanya atau selalu saja mengingat kenangan terindah yang pernah ada
Apapun itu
Entah berapa banyak lagi luka yang kuterima
Aku masih akan mencintainya
Dengan kasih putih yang tulus hanya untuknya
Dengan rasa angan yang hampir saja terwujud
Aku tetap akan menjalani hari-hari
Dimana kusimpan kesedihan didalam hati
Dan berpura-pura menjadi bukan diriku sendiri
Menyembunyikan semuanya
Termasuk luka yang ia ciptakan seolah tak pernah ada
Karena bagiku mencintainya tak harus memiliki jiwanya
Tak mesti saat yang sama
==
Hidupku Tak Berarti Saat Kau Tak Disisiku
Kini saat kau tak lagi disisiku
setiap waktu yang aku lalui
semua terasa tak berarti
Karena kau telah pergi dariku
dengan tinggalkan luka dihatiku
tanpa menyisakan sisa rasa cinta
yang masih ku harapkan darimu
Ku sadari
kau pergi dariku
karena bodohnya diri ini
yang selalu membuatmu terluka
Namun jujur sesungguhnya hati ini
masih inginkan cintamu tulusmu
masih ingin mndengar canda tawamu
masih ingin rasakan hangat pelukmu
Meski semua tak mungkin kembali lagi
namun aku kan selalu menunggumu
menunggu dirimu kembali kepadaku
dan kan selalu temani setiap waktuku
==
Aku Merindukan Sosoknya
Kini aku sangat merindukan sosoknya
Pelita dikala gelap gulita
Penghapus duka kala aku dalam dekap hangat tubuhnya
Dan keindahan suaranya yang hiasi telinga
Masih kuingat masa itu
Dia tersenyum melihat tingkah ku
Masih terngiang suara itu
Kata yang terucap dari bibirnya
Saat kesalahan kulakukan didepan mata nya
Hadirkan amarah dan kecewa
Terkadang aku jengah mendengar ucapannya
Ingin rasanya kututup kedua telinga
Namun Kini Aku merindukan sosoknya
Tugasnya di dunia telah usai
Masih kuingat hembusan nafas terakhirnya
Saat air mata tak lagi mampu buatnya kembali terjaga
Hanya kesedihan yang buatku tenggelam dalam duka
Ibu
Terima kasih untuk segalanya
Biarkan doaku yang menyapamu disana
Meski hadirmu hanyalah fatamorgana
Meski ragamu hanyalah sebuah sketsa
Aku percaya kau selalu ada
Dan menjagaku dari atas sana
Entah bagaimana kukatakan
betapa berharganya sosokmu dimataku
Kaulah wanita terbaik
yang pernah hadir dalam hidupku
Meski kita tak lagi bersama
Kau takkan pernah terganti
Di hatiku pikiranku
danKaupun tahu itu
Hembusan nafasku ragaku
Semua terlahir dari rahim mu
Sifat dan karakter diriku
Tercipta dari celoteh bibirmu
Kau selalu doakan yang terbaik untukku
Meski kadang kubalas semua dengan air mata
Kau tak pernah menyerah
Terima kasih bu
Hanya ini yang mampu ku katakan pada dunia
Seorang ibu terbaik yang telah pertaruhkan nyawa
Agar aku dapat melihat dunia
Terima kasih bu
Peluk aku dan kecup keningku
Saat ku terlelap dalam mimpiku
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Masih kugapai sorot indah matanya
Juga kudapati senyum yang melemahkan hati
Sejenak hati tak tahu apa artinya
Kurasa bahagia saat aku melihatnya
Kurasa juga sesuatu yang menyesakkan
Dengan segenggam kasih dan sayang yang kupunya
Sepertinya aku sangat menginginkannya
Hingga kubiarkan egoku melukainya
Entahlah
Aku masih sama
Berharap secercah rasa yang ada menjadi bermakna
Meski untuknya aku layaknya hembusan angin
Yang melewati hari indahnya sesekali
Tapi tulus kasih yang ku punya
Telah memberiku sebuah jawaban
Bahwa Aku takkan pernah lelah menunggunya
Hingga saat ia tahu aku selalu ada untuknya
Hingga ia merasakan hal yang sama
Walau nanti kudapati luka dari tutur katanya
Walau akhirnya kenyataan tak berakhir baik
Untukku dan perasaan yang kupunya
Ia masih menganggap semua tak sempurna
Tetaplah akan kutampakkan senyum bahagia
Sekalipun hati merasa meneteskan airmata yang tertahan
Memanggil namanya atau selalu saja mengingat kenangan terindah yang pernah ada
Apapun itu
Entah berapa banyak lagi luka yang kuterima
Aku masih akan mencintainya
Dengan kasih putih yang tulus hanya untuknya
Dengan rasa angan yang hampir saja terwujud
Aku tetap akan menjalani hari-hari
Dimana kusimpan kesedihan didalam hati
Dan berpura-pura menjadi bukan diriku sendiri
Menyembunyikan semuanya
Termasuk luka yang ia ciptakan seolah tak pernah ada
Karena bagiku mencintainya tak harus memiliki jiwanya
Tak mesti saat yang sama
==
Hidupku Tak Berarti Saat Kau Tak Disisiku
Kini saat kau tak lagi disisiku
setiap waktu yang aku lalui
semua terasa tak berarti
Karena kau telah pergi dariku
dengan tinggalkan luka dihatiku
tanpa menyisakan sisa rasa cinta
yang masih ku harapkan darimu
Ku sadari
kau pergi dariku
karena bodohnya diri ini
yang selalu membuatmu terluka
Namun jujur sesungguhnya hati ini
masih inginkan cintamu tulusmu
masih ingin mndengar canda tawamu
masih ingin rasakan hangat pelukmu
Meski semua tak mungkin kembali lagi
namun aku kan selalu menunggumu
menunggu dirimu kembali kepadaku
dan kan selalu temani setiap waktuku
==
Aku Merindukan Sosoknya
Kini aku sangat merindukan sosoknya
Pelita dikala gelap gulita
Penghapus duka kala aku dalam dekap hangat tubuhnya
Dan keindahan suaranya yang hiasi telinga
Masih kuingat masa itu
Dia tersenyum melihat tingkah ku
Masih terngiang suara itu
Kata yang terucap dari bibirnya
Saat kesalahan kulakukan didepan mata nya
Hadirkan amarah dan kecewa
Terkadang aku jengah mendengar ucapannya
Ingin rasanya kututup kedua telinga
Namun Kini Aku merindukan sosoknya
Tugasnya di dunia telah usai
Masih kuingat hembusan nafas terakhirnya
Saat air mata tak lagi mampu buatnya kembali terjaga
Hanya kesedihan yang buatku tenggelam dalam duka
Ibu
Terima kasih untuk segalanya
Biarkan doaku yang menyapamu disana
Meski hadirmu hanyalah fatamorgana
Meski ragamu hanyalah sebuah sketsa
Aku percaya kau selalu ada
Dan menjagaku dari atas sana
Entah bagaimana kukatakan
betapa berharganya sosokmu dimataku
Kaulah wanita terbaik
yang pernah hadir dalam hidupku
Meski kita tak lagi bersama
Kau takkan pernah terganti
Di hatiku pikiranku
danKaupun tahu itu
Hembusan nafasku ragaku
Semua terlahir dari rahim mu
Sifat dan karakter diriku
Tercipta dari celoteh bibirmu
Kau selalu doakan yang terbaik untukku
Meski kadang kubalas semua dengan air mata
Kau tak pernah menyerah
Terima kasih bu
Hanya ini yang mampu ku katakan pada dunia
Seorang ibu terbaik yang telah pertaruhkan nyawa
Agar aku dapat melihat dunia
Terima kasih bu
Peluk aku dan kecup keningku
Saat ku terlelap dalam mimpiku
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih