Saturday, February 8, 2014

Setiaku Walau Jalan Penuh Duri

Setiaku Walau Jalan Penuh Duri
Kalimat Cinta

Demi dirimu aku lakukan segalanya
Demi cintamu kukorbankan semuanya
Selama kau masih milikku
selama itu pula aku disisimu

Kakiku kan terus berlari
Walau jalan penuh duri
Ku kan coba tegar setia
walau jiwa raga penuh luka

Setiap saat ku meminta
Pada RABB YANG MAHA KUASA
Agar selalu diberi makna
Saat aku bersamanya


==



Kau Bukan Milikku Lagi

Luasnya tujuh samudera Kasih sayangMU
membuatku Lelah dalam mengarungi
bersama Lirihnya riuhku
yang kian menyerukan Lelahku
tak berujung kepastian

Jujur saja ku akui
Hidupku terasa hampa saat ini
meskipun Hati telah menimang rasa
dalam Hening renta di titian malam

dengan Harapan asaku
mampu tuk Hancurkan belenggu duka nestapa
Namun semua asaku telah terpenggal
oleh Nestapa yang kian menjamah
dengan Nyayian malangnya sang pemuja cinta

Jujur saja ku akui
Temaramnya purnama
selalu hiasi Tepian hati

namun dawai luka
Tak mungkin ku pungkiri
akan Tajamnya belati cinta dalam hati
Yang selalu membuka luka
Di setiap menitih langkah
Dalam gulirnya
sang pemilik waktu

Jujur saja ku akui
Cinta yang indah itu
bukan untuk Celahnya hati ini
meskipun Canda dan tawanya membuai indah

Jujur saja ku akui
Jemari yang halus itu tak lagi terasa
dalam Jiwaku membentangkan
mimpi Hanya terasa pilu
yang ku reguk bersama Hariku

Kini hatiku
tak lagi mendawaikan Keindahan
rasa hanya senandung Kematian
yang hingar hingga Kerap gemparkan penjuru penantian panjangku

Kau Bukan Milikku Lagi


==


Senandung Kidung Rindu

Senandung kidung rindu
kasih Selalu terdengar merdu
hingga Seluruh penjuru kalbu berdansa
di dalam Sepinya hati akan kepergiaanMU

Dengan perihnya luka di dalam hati
Deraian air mata tak kunjung henti
Meskipun datangnya malam
Membawakan indahnya bintang
Dan terangnya purnama malam

Tertegun jiwa tak mampu
Tuk menggapai sebuah asa
hanya Torehan luka yang tersisa
Tanpa senyum maupun tawa
Tanpa cinta maupun kasih sayang
Di dalam menitih gulirnya sang waktu

Semua luka telah terlukis hingga
Menghiasi dinding hati
akan Sirnanya harapan
yang kian Memangku renta
dengan Mereguk semua kesenduan rasa

Semua bisikan dari dalam hati
Selalu membuatku gundah
hingga Selembar kertas dan pena
menjadi Sahabat sepiku
dalam mengaksarakan Segenggam luka
akan tajamnya Sembilu
yang telah menancap di dalam hati

Semoga terangkaianya sajak- sajak ini
bisa Membuka pintu hatiMU lagi
Saat diriMU nanti membacanya dan Meresapinya
betapa rasa perihnya Selama kepergiaanMU dari sisiku


Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih