Kalimat Cinta
Disaat hati dan pena
saling menumpahkan perasaan
Sampai pada akhirnya mereka
mengadu pada kertas
Agar menjadi wadahnya
Sekedar untuk melelehkan
sekian kenangan yang membeku
Dimana teman menjadi sebuah anugrah
Dimana masalah bukan lagi musibah
Dimana kata menyerah hanya menjadi sampah
Ketahuilah kawan
Seberapa kuat kau menggenggam tanganku
Seberapa lama kau memanggil tawaku
Akan ada masa dimana detik
saling berguguran
Dan kita hanya duduk meratapi
Tak ada kuasa atas ironi yang terjadi
Sampai pada suatu akhir
kau bertanya kepadaku
Adakah keabadian yang menyisakan detiknya
agar kenangan tak menjadi kenangan
karena kau kita dia dan mereka
begitu indah
untuk dilupakan
==
Sahabatku
Sahabat
perjalanan mu begitu jauh
hampir setiap benua kau pijakan kaki
dan beribu pulau kau lalui
namun dermaga hanya persinggahan
untuk melepaskan lelah
walau terkadang hasrat datang dalam onak onak kesunyian mu
Sahabat
Kesendirian mu teramat lama
sehingga kau lupa
dengan mentari yang hampir senja
selaras dengan usia yang memutihkan rambut mu
Sahabat
engkau hanyut di alunan pecahan ombak
yang menghantam lambung lambung kapal
menjadikan irama musik laut
seakan iramanya membuat mu terbuai
Sahabat
Mungkin engkau lupa
dengan sawah kecil sedikit berair
yang pernah kau rasakan
ditumbuhi rumput hitam lebat
Lupakah engkau dengan surga dunia itu
Dimana tubuh mu menerewang
seakan bumi tak lagi bisa dipijak
nafas mu mendengus
ketika rasa itu datang
Sahabat
aku tidak mendiktemu
ingat hari tuamu
dengan siapa engkau berdiri
==
Pengorbanan Cinta
Aku tidak pernah menyesal mengenalimu
dan aku rela bila kamu melupakanku
Sekian lama aku hidup dengan banyak cinta
namun semua itu tak berarti dibandingkan sesaat denganmu
Meski sulit untuk kupahami itu
namun dengan beberapa alasan
aku bahagia karenamu
Janganlah kau menangis karenaku
cukup aku yang menangis karenamu
dan aku menangis bukan untukku
tapi untuk kita berdua
Walau hanya sesaat denganmu
itu sudah cukup untuk menjadi kenangan pribadiku
Cintamu yang semu
membuatku semakin takut untuk memilikimu
mungkin karena dalam hatimu
terlalu banyak cinta
yang aku sendiri tidak pernah tahu
untuk siapa sebenarnya cintamu itu
Nuansa indahku
sering kali tak menentu
itu karena dirimu
tak pernah mengungkapkan cinta dengan sempurna
bila semua itu
hanya ilusi bagiku
kenapa kau selalu mengungkapkan
kata-kata cinta setiap hari
Dengan apa
aku harus membuktikan
bahwa aku menyayangimu sepenuh hati
bagaimana aku harus peragakan
bahwa aku mencintaimu setulus hati
Jutaan mimpi
kini telah melebur bersama cintamu
anganku terbang melayang hingga keangkasa
Mungkin karena aku juga yang salah
terlalu memaksakan cintamu untukku
Tapi aku sadar
bahwa setiap ada sebab pasti ada akibat
semoga kelak kau temukan cinta sejatimu
yang mampu membuatmu lebih bahagia
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Disaat hati dan pena
saling menumpahkan perasaan
Sampai pada akhirnya mereka
mengadu pada kertas
Agar menjadi wadahnya
Sekedar untuk melelehkan
sekian kenangan yang membeku
Dimana teman menjadi sebuah anugrah
Dimana masalah bukan lagi musibah
Dimana kata menyerah hanya menjadi sampah
Ketahuilah kawan
Seberapa kuat kau menggenggam tanganku
Seberapa lama kau memanggil tawaku
Akan ada masa dimana detik
saling berguguran
Dan kita hanya duduk meratapi
Tak ada kuasa atas ironi yang terjadi
Sampai pada suatu akhir
kau bertanya kepadaku
Adakah keabadian yang menyisakan detiknya
agar kenangan tak menjadi kenangan
karena kau kita dia dan mereka
begitu indah
untuk dilupakan
==
Sahabatku
Sahabat
perjalanan mu begitu jauh
hampir setiap benua kau pijakan kaki
dan beribu pulau kau lalui
namun dermaga hanya persinggahan
untuk melepaskan lelah
walau terkadang hasrat datang dalam onak onak kesunyian mu
Sahabat
Kesendirian mu teramat lama
sehingga kau lupa
dengan mentari yang hampir senja
selaras dengan usia yang memutihkan rambut mu
Sahabat
engkau hanyut di alunan pecahan ombak
yang menghantam lambung lambung kapal
menjadikan irama musik laut
seakan iramanya membuat mu terbuai
Sahabat
Mungkin engkau lupa
dengan sawah kecil sedikit berair
yang pernah kau rasakan
ditumbuhi rumput hitam lebat
Lupakah engkau dengan surga dunia itu
Dimana tubuh mu menerewang
seakan bumi tak lagi bisa dipijak
nafas mu mendengus
ketika rasa itu datang
Sahabat
aku tidak mendiktemu
ingat hari tuamu
dengan siapa engkau berdiri
==
Pengorbanan Cinta
Aku tidak pernah menyesal mengenalimu
dan aku rela bila kamu melupakanku
Sekian lama aku hidup dengan banyak cinta
namun semua itu tak berarti dibandingkan sesaat denganmu
Meski sulit untuk kupahami itu
namun dengan beberapa alasan
aku bahagia karenamu
Janganlah kau menangis karenaku
cukup aku yang menangis karenamu
dan aku menangis bukan untukku
tapi untuk kita berdua
Walau hanya sesaat denganmu
itu sudah cukup untuk menjadi kenangan pribadiku
Cintamu yang semu
membuatku semakin takut untuk memilikimu
mungkin karena dalam hatimu
terlalu banyak cinta
yang aku sendiri tidak pernah tahu
untuk siapa sebenarnya cintamu itu
Nuansa indahku
sering kali tak menentu
itu karena dirimu
tak pernah mengungkapkan cinta dengan sempurna
bila semua itu
hanya ilusi bagiku
kenapa kau selalu mengungkapkan
kata-kata cinta setiap hari
Dengan apa
aku harus membuktikan
bahwa aku menyayangimu sepenuh hati
bagaimana aku harus peragakan
bahwa aku mencintaimu setulus hati
Jutaan mimpi
kini telah melebur bersama cintamu
anganku terbang melayang hingga keangkasa
Mungkin karena aku juga yang salah
terlalu memaksakan cintamu untukku
Tapi aku sadar
bahwa setiap ada sebab pasti ada akibat
semoga kelak kau temukan cinta sejatimu
yang mampu membuatmu lebih bahagia
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih