Kalimat Cinta
Dikala sunyi ku selalu terbayang dirimu
terbayang saat bersamamu
tawamu yang selalu hiasi hari-hariku
dan wajahmu yang selalu datang dalam mimpiku
Setiap hari selalu ku tunggu kabarmu
juga kedatanganmu
yang akan temani hidupku
hingga akhir hayatku
Tapi mungkin semua itu hanyalah angan-angan
hanya sebatas impian
dan juga harapan
yang mungkin tak kan jadi kenyataan
Aku memang tak sempurna
dan aku sadar aku tak pantas di cinta
tapi aku akan tetap setia
setia menunggumu sampai batas usia
==
RINDUKU
Malam ini rasanya tak ada perubahan
Masih kosong dalam belahan
Tetap saja kumencari tenang
Herannya tak kunjung datang
Padahal sekotak susu telah melayang
Mengalir tenang di tenggorokan
Sukmaku sempat senang
Ada kabar dari yang tersayang
Meski hanya dalam kira lamunan
Namun terdengar nyaring dentingan
Dan hanya salam nan tak terulang
Mungkin hanya untuk ini malam
Padahal ketika siang
Matahari terik meregang
Kunanti hingga senja datang
Hingga terdengar kumandang azan
Kuberdo’a dalam kekhusyukan
Lalu kutitipkan malaikat sebuah pesan
Sampaikan rinduku nan menggenang
Ketika kantuk itu datang
Kuhentikan hubungan dengan dunia maya
Kuturuni tangga menuju peristirahatan
Di tengah kantuk nan mulai menjelang
Sampai tiba-tiba suara line berdentang
Hanya satu ucapan sayang
Assalamualaikum membuatku tenang
Terima kasih Tuhanku
Kau telah sampaikan salam rindu itu
Lewat sayap indah malaikat-Mu
Yang bergantian di waktu senja
Semoga Kau tetap menjaganya
Hingga kubisa lagi jumpa
==
SAHABATKU CINTAKU
Ketika itu suara hujan masih terdengar rintik
Segelas teh susu duduk manis di hadapanku
Hati yang selalu berbisik
Siapakah sebenarnya dirimu
Seperti terkirim dari langit tinggi
Untuk mendampingi hidupku
Tersaring dari begitu banyak curahan
Anehnya tak tahu siapa ketika itu
Dengan lugu dan biru kuberi hatiku
Sampai bunga-bungapun tumbuh perlahan
Berwarna-warni di tangkai nan tak tentu
Tetap kucari yang biru
Seharusnya berapa banyak semua
Apa memang harus beberapa dan sama
Padahal berbeda sukmanya dalam kendala cinta
Dan harus ku rasa di lubuk jiwa
Sulit memilah tanpa rasa
Ada yang terpaksa menjadi luka
Hati penuh tanda tanya
Mana suara nan paling nyata
Banyak ragu dalam kata
Yang manakah sesungguhnya cinta
Tulus ataukah hanya cerita
Sahabat yang terekayasa
==
SEBUAH RASA
Ada Illustrasi ketiadaan
Abstrak Dalam suatu realita
Sesak Dalam kelegaan
BENAR Dalam pemaksaan
Nikmat Dalam kesalahan
Selalu menyalahkan Sang Sang Pencipta
Karena Tak Bisa mengendalikannya
Padahal ADA akal Dan jiwanya
Yang Selalu jalan Bersama
Mengapa Tak Bisa berpegangan
Seperti itukah Cinta
Padahal terbalut dusta Dan dosa
Tersimpan dibuai alam Khayal
Merubah Bodoh seolah pintar
Merupa BURUK seolah Indah
Buang JAUH dariku ya Rabb
Sebuah rasa ITU Tak Lagi murni
Biarkan pergi Bersama Mimpi
Bersama ibilais Yang menghiasi
Bersama kepalsuan Yang Terang Tak Pasti
Berikan rasa suci kepadaku Kekasih
Hanya Engkau Sang Raja Bahasa Dari Cinta
Perjelas pandanganku ya Allah
Putihkan qalbuku ya Penguasa Jagad Raya
Aku hanya inginkan rasa untuk-Mu
Aku Ingin Kau hapuskan Segala rasa
Yang mengacaukan teguhnya imanku
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Dikala sunyi ku selalu terbayang dirimu
terbayang saat bersamamu
tawamu yang selalu hiasi hari-hariku
dan wajahmu yang selalu datang dalam mimpiku
Setiap hari selalu ku tunggu kabarmu
juga kedatanganmu
yang akan temani hidupku
hingga akhir hayatku
Tapi mungkin semua itu hanyalah angan-angan
hanya sebatas impian
dan juga harapan
yang mungkin tak kan jadi kenyataan
Aku memang tak sempurna
dan aku sadar aku tak pantas di cinta
tapi aku akan tetap setia
setia menunggumu sampai batas usia
==
RINDUKU
Malam ini rasanya tak ada perubahan
Masih kosong dalam belahan
Tetap saja kumencari tenang
Herannya tak kunjung datang
Padahal sekotak susu telah melayang
Mengalir tenang di tenggorokan
Sukmaku sempat senang
Ada kabar dari yang tersayang
Meski hanya dalam kira lamunan
Namun terdengar nyaring dentingan
Dan hanya salam nan tak terulang
Mungkin hanya untuk ini malam
Padahal ketika siang
Matahari terik meregang
Kunanti hingga senja datang
Hingga terdengar kumandang azan
Kuberdo’a dalam kekhusyukan
Lalu kutitipkan malaikat sebuah pesan
Sampaikan rinduku nan menggenang
Ketika kantuk itu datang
Kuhentikan hubungan dengan dunia maya
Kuturuni tangga menuju peristirahatan
Di tengah kantuk nan mulai menjelang
Sampai tiba-tiba suara line berdentang
Hanya satu ucapan sayang
Assalamualaikum membuatku tenang
Terima kasih Tuhanku
Kau telah sampaikan salam rindu itu
Lewat sayap indah malaikat-Mu
Yang bergantian di waktu senja
Semoga Kau tetap menjaganya
Hingga kubisa lagi jumpa
==
SAHABATKU CINTAKU
Ketika itu suara hujan masih terdengar rintik
Segelas teh susu duduk manis di hadapanku
Hati yang selalu berbisik
Siapakah sebenarnya dirimu
Seperti terkirim dari langit tinggi
Untuk mendampingi hidupku
Tersaring dari begitu banyak curahan
Anehnya tak tahu siapa ketika itu
Dengan lugu dan biru kuberi hatiku
Sampai bunga-bungapun tumbuh perlahan
Berwarna-warni di tangkai nan tak tentu
Tetap kucari yang biru
Seharusnya berapa banyak semua
Apa memang harus beberapa dan sama
Padahal berbeda sukmanya dalam kendala cinta
Dan harus ku rasa di lubuk jiwa
Sulit memilah tanpa rasa
Ada yang terpaksa menjadi luka
Hati penuh tanda tanya
Mana suara nan paling nyata
Banyak ragu dalam kata
Yang manakah sesungguhnya cinta
Tulus ataukah hanya cerita
Sahabat yang terekayasa
==
SEBUAH RASA
Ada Illustrasi ketiadaan
Abstrak Dalam suatu realita
Sesak Dalam kelegaan
BENAR Dalam pemaksaan
Nikmat Dalam kesalahan
Selalu menyalahkan Sang Sang Pencipta
Karena Tak Bisa mengendalikannya
Padahal ADA akal Dan jiwanya
Yang Selalu jalan Bersama
Mengapa Tak Bisa berpegangan
Seperti itukah Cinta
Padahal terbalut dusta Dan dosa
Tersimpan dibuai alam Khayal
Merubah Bodoh seolah pintar
Merupa BURUK seolah Indah
Buang JAUH dariku ya Rabb
Sebuah rasa ITU Tak Lagi murni
Biarkan pergi Bersama Mimpi
Bersama ibilais Yang menghiasi
Bersama kepalsuan Yang Terang Tak Pasti
Berikan rasa suci kepadaku Kekasih
Hanya Engkau Sang Raja Bahasa Dari Cinta
Perjelas pandanganku ya Allah
Putihkan qalbuku ya Penguasa Jagad Raya
Aku hanya inginkan rasa untuk-Mu
Aku Ingin Kau hapuskan Segala rasa
Yang mengacaukan teguhnya imanku
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih