Kalimat Cinta
Dalam diam Aku pandang pantulan diri
adakah langkah perlu disesali
tak tahu dari mana dimulai
kau biarkan Aku sendiri
memeluk sepi
Dedaunan cinta telah berguguran
bersama air mata dan kelimbungan
Aku goyah dalam ketidak pastian
saat diri terabaikan
Ingin Aku dengar sepotong kata penghapus luka
Aku rindu belaian penyejuk jiwa
tumbuhkan kembali harap dan asa
isikan hari lalui bersama
Dengarlah kasih dengarlah suara hati
jangan biarkan gugurnya daun tak lagi bersemi
kerontang terbakar sengatan mentari dan mati
Siramilah cinta ini
Aku tak ingin kelain hati
==
Perbedaan Bukan Halangan
Cinta
Tak perlu kaya harta
Tak melihat indah fisik
Karna semua itu hanya sementara
Banyak keAkurangan dan perbedaan di antara kita
Namun semua bukanlah halangan
Jika kita telah percaya
Maka cinta kan tersatukan
Segala yang terindah tentukan rasa dari hati
Berikan makna penuh arti
Jujur dan setia adalah Akunci utama
Demi harapan nyata
Yakinlah yakinlah
Perbedaan bukan halangan
Jadikan perbedaan
adalah Akunci meraih kesatuan
Karena manusia semua berbeda dan
tiada pula yang sempurna
==
Aku Ada Direlung Hatimu
Bersemangatlah
Tak perlu kau resah
aku ada disetiap sudutmu
Tanpa bayangan disetiap gerakmu
Usah dicari bayangan itu
Sentiasa ada kapan dan waktu
Begitulah dengan diri ku
Walau jauh terasa dekat disisimu
Tenanglah
Berdoa pada yang kuasa
Agar hubungan selembut sutera
Mengalir tenang apa adanya
Indah bagai dunia aksara
Bersyukurlah pada Illahi
Hanya aku yang kau miliki
Terukir indah direlung hati
Hingga kini dan akhir nanti
==
Tahukah Kamu
Mataku selalu menangkapmu
dalam busur panah yang langsung menghujam nadiku
tak pernah sedikitpun sinar
yang tercecer bila kelopak mataku menatapmu
sekarang apa lagi yang harus Aku lihatkan
Sinaran lain merebutmu dariku
bahkan mengikatmu dalam lingkaran emas kecil
tapi begitu sulit untuk jari kananmu melepasnya
seakan itu adalah tali yang lebih besar
dari canda takdir yang sesungguhnya masih gurauan
Hari ini detik ini menit ini
tak akan pernah Aku lupa
sebuah tinta yang kau coretkan
dari darah di jari manismu
yang meragukanmu
seakan kau adalah bintang untuk hari lahirnya
aku hanya bisa
menggumpalkan nadi nadiku
aku hanya bisa
membekukan cahaya jiwaku
hanya sementara
sampai ikatan tuhanmu
menjadi simpul yang terias indah
dengan bunga melati di mahkotamu
Dan jika hari itu tiba
dan kau bukan lagi aku
dan biarlah ranjang hatimu
ranjang jiwamu dan ranjang ragamu
Aku tangisi dengan membenci takdirku
yang terlahir bukan untukmu
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Dalam diam Aku pandang pantulan diri
adakah langkah perlu disesali
tak tahu dari mana dimulai
kau biarkan Aku sendiri
memeluk sepi
Dedaunan cinta telah berguguran
bersama air mata dan kelimbungan
Aku goyah dalam ketidak pastian
saat diri terabaikan
Ingin Aku dengar sepotong kata penghapus luka
Aku rindu belaian penyejuk jiwa
tumbuhkan kembali harap dan asa
isikan hari lalui bersama
Dengarlah kasih dengarlah suara hati
jangan biarkan gugurnya daun tak lagi bersemi
kerontang terbakar sengatan mentari dan mati
Siramilah cinta ini
Aku tak ingin kelain hati
==
Perbedaan Bukan Halangan
Cinta
Tak perlu kaya harta
Tak melihat indah fisik
Karna semua itu hanya sementara
Banyak keAkurangan dan perbedaan di antara kita
Namun semua bukanlah halangan
Jika kita telah percaya
Maka cinta kan tersatukan
Segala yang terindah tentukan rasa dari hati
Berikan makna penuh arti
Jujur dan setia adalah Akunci utama
Demi harapan nyata
Yakinlah yakinlah
Perbedaan bukan halangan
Jadikan perbedaan
adalah Akunci meraih kesatuan
Karena manusia semua berbeda dan
tiada pula yang sempurna
==
Aku Ada Direlung Hatimu
Bersemangatlah
Tak perlu kau resah
aku ada disetiap sudutmu
Tanpa bayangan disetiap gerakmu
Usah dicari bayangan itu
Sentiasa ada kapan dan waktu
Begitulah dengan diri ku
Walau jauh terasa dekat disisimu
Tenanglah
Berdoa pada yang kuasa
Agar hubungan selembut sutera
Mengalir tenang apa adanya
Indah bagai dunia aksara
Bersyukurlah pada Illahi
Hanya aku yang kau miliki
Terukir indah direlung hati
Hingga kini dan akhir nanti
==
Tahukah Kamu
Mataku selalu menangkapmu
dalam busur panah yang langsung menghujam nadiku
tak pernah sedikitpun sinar
yang tercecer bila kelopak mataku menatapmu
sekarang apa lagi yang harus Aku lihatkan
Sinaran lain merebutmu dariku
bahkan mengikatmu dalam lingkaran emas kecil
tapi begitu sulit untuk jari kananmu melepasnya
seakan itu adalah tali yang lebih besar
dari canda takdir yang sesungguhnya masih gurauan
Hari ini detik ini menit ini
tak akan pernah Aku lupa
sebuah tinta yang kau coretkan
dari darah di jari manismu
yang meragukanmu
seakan kau adalah bintang untuk hari lahirnya
aku hanya bisa
menggumpalkan nadi nadiku
aku hanya bisa
membekukan cahaya jiwaku
hanya sementara
sampai ikatan tuhanmu
menjadi simpul yang terias indah
dengan bunga melati di mahkotamu
Dan jika hari itu tiba
dan kau bukan lagi aku
dan biarlah ranjang hatimu
ranjang jiwamu dan ranjang ragamu
Aku tangisi dengan membenci takdirku
yang terlahir bukan untukmu
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih