Kalimat Cinta
Dalam birunya rindu yang meraja
aku mencoba mengeja
masa demi masa yang telah terlewati
hilang tertumpuk waktu
aku termangu pelan
dalam penantian tak bertuan
Kekasih
andai kau jawab
masih berapa lama aku menunggu
pastinya tak akan ada bimbang dalam hatiku
Kini gundah merejam
gulana mendera
dan sepi menguliti
aku semakin tenggelam dalam penantian cinta sengsara
Kepada langit Aku lukiskan kisah pilu
kepada bintang Aku guratkan resah
dan malam semakin mencekam
membelah jiwa sunyi yang semakin gersang
==
Cinta Memang Menuntut Suatu Pengorbanan
aku adalah pencinta biasa
Yang dengan hati mencintaimu
Mencintai dengan caraku
Cinta yang mengharapkan setia
Cinta Aku tanpa kata kata
Cinta seperti embun dan pagi
Cinta seperti bulan dan bintang
Cinta seperti api dan bara
Kamu telah Aku pilih untuk cintaku
Bukan cinta untuk melampiaskan nafsu semata
Bukan cinta untuk saling berdusta
Tapi cinta untuk meraih bahagia
Aku nikmati semua waktu yang ada
Walau hanya dalam dunia maya kita bersua
Walau hanya dalam nada mendengar suara
Nurani Aku menyimpan harapan menjadi nyata
Serta berharap dapat menjadi pendampingmu untuk selamanya
==
Sayang Aku masih Disini
Sayang
aku masih disini
dibangku taman ini
tempat kita biasa menghabiskan waktu bersama
di akhir pekan
Masih ingatkah kau pohon kamboja
disamping bangku itu
kini nyaris tak berbunga lagi
entahlah
sepertinya pohon itu sama seperti diriku
yang kehilangan gairah hidup
tanpa kehadiranmu
Tidak ada yang aku pikirkan
selain berharap ragamu datang dan temui aku
walau hanya 60 detik saja
jika 60 detikpun kau tak mampu
cukuplah kau temui aku didalam mimpi malamAku
Karena rasa ini masih berakar
hingga waktupun
tak mampu mencabutnya dari hatiku
I miss U
==
Malam Sampaikan Kegelisahanku Padanya
Malam
sampaikan kegelisahanku padanya
kalau perlu katakan pada Tuhan semua
semua yang telah Aku ceritakan padamu
ketika air mataku mengeja rindu
mata dan pikiran menyusun wajahnya
malam
aku mencoba takkan lelah
memitir kesedihan batinku yang memburan
aku takkan lelah melaruntukan
kekalutan rinduku akannya
yang kini telah semakin jauh
malam
aku takkan lelah mengeja rindu
hatiku takkan pernah melangkah
tak pula cuba lupakan
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Dalam birunya rindu yang meraja
aku mencoba mengeja
masa demi masa yang telah terlewati
hilang tertumpuk waktu
aku termangu pelan
dalam penantian tak bertuan
Kekasih
andai kau jawab
masih berapa lama aku menunggu
pastinya tak akan ada bimbang dalam hatiku
Kini gundah merejam
gulana mendera
dan sepi menguliti
aku semakin tenggelam dalam penantian cinta sengsara
Kepada langit Aku lukiskan kisah pilu
kepada bintang Aku guratkan resah
dan malam semakin mencekam
membelah jiwa sunyi yang semakin gersang
==
Cinta Memang Menuntut Suatu Pengorbanan
aku adalah pencinta biasa
Yang dengan hati mencintaimu
Mencintai dengan caraku
Cinta yang mengharapkan setia
Cinta Aku tanpa kata kata
Cinta seperti embun dan pagi
Cinta seperti bulan dan bintang
Cinta seperti api dan bara
Kamu telah Aku pilih untuk cintaku
Bukan cinta untuk melampiaskan nafsu semata
Bukan cinta untuk saling berdusta
Tapi cinta untuk meraih bahagia
Aku nikmati semua waktu yang ada
Walau hanya dalam dunia maya kita bersua
Walau hanya dalam nada mendengar suara
Nurani Aku menyimpan harapan menjadi nyata
Serta berharap dapat menjadi pendampingmu untuk selamanya
==
Sayang Aku masih Disini
Sayang
aku masih disini
dibangku taman ini
tempat kita biasa menghabiskan waktu bersama
di akhir pekan
Masih ingatkah kau pohon kamboja
disamping bangku itu
kini nyaris tak berbunga lagi
entahlah
sepertinya pohon itu sama seperti diriku
yang kehilangan gairah hidup
tanpa kehadiranmu
Tidak ada yang aku pikirkan
selain berharap ragamu datang dan temui aku
walau hanya 60 detik saja
jika 60 detikpun kau tak mampu
cukuplah kau temui aku didalam mimpi malamAku
Karena rasa ini masih berakar
hingga waktupun
tak mampu mencabutnya dari hatiku
I miss U
==
Malam Sampaikan Kegelisahanku Padanya
Malam
sampaikan kegelisahanku padanya
kalau perlu katakan pada Tuhan semua
semua yang telah Aku ceritakan padamu
ketika air mataku mengeja rindu
mata dan pikiran menyusun wajahnya
malam
aku mencoba takkan lelah
memitir kesedihan batinku yang memburan
aku takkan lelah melaruntukan
kekalutan rinduku akannya
yang kini telah semakin jauh
malam
aku takkan lelah mengeja rindu
hatiku takkan pernah melangkah
tak pula cuba lupakan
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih