Thursday, October 9, 2014

Kubasuh Perih Dengan Air Mata

Kubasuh Perih Dengan Air Mata
Kalimat Cinta

Aku pasung cinta
di belukaran hatimu
meski durimu menusuk jantungku
karena semua rasa
telah kutuang
tak setitik ragu
tersisa padamu

Aku ukir namamu
di kesepian hati
di dahan pohon
nan lama mengering
burung kebahagiaan
enggan menghinggapi
Aku basuh perih
dengan air mata

Meski Aku tahu
telah kau tanam cinta
di ladang baru hatimu
runtuhkan keresahanku
jelmakan perih di hatiku

Semua berakar dari ketakutanku
Akutak sanggup kehilanganmu
Di relung kamar kuerangi
akankah Aku biarkan saja

Embun pagi beningkan rasa cintanya
agar tulus cintaku
tak terbagi di hatinya


==


Tak Semestinya

Akuingin engkau tahu
apa yang ada di hatiku
satu keinginan untuk milikimu
tapi semua tak mungkin

Binar matamu bicara
lisankan berjuta rasa
seperti jua nan Akurasa
benaman cinta di matamu

Mengapa ini terjadi
rasa cinta kau dan aku
saatAku telah berdua
saat kau ada yang memiliki

Berkaca dua matamu
ranggaskan ketegaranAku
Biar Akusimpan saja cinta kita ini
yang tak semestinya terjadi

SeAkuat apapun hatiku
ajari kau untuk melupa
namun di belakangmu
hatiku merapuh jua


==


Puisi Rindu

Hentakan Janji Yang Terpatri
Langkahkan kakiku
Semai Asa Di Tiap Jendela
Jendela Jiwa yang Masih Terbuka

Masih Bersama Bayangmu
Di Setiap langkahku
Di Setiap Anganku
Luka Ini mungkin telah Hilang
Bersama Goresan Awan Hitam di Langit Sana

Dan Biarkan Terbungkus
Di Memory Diary yang TerSimpan
Hanya Fatamorgana Rindu yang Aku Miliki

Sekilas Datang Tak pasti
Namun Puisi Rindu Ini Masih Menyatu
Mengusik Angan Dan jiwaku

Puisi rinduku
yang Tak Tahu kapan
dapat Membuaiku
di Bentangan Nirwana kalbuku


==


Kerinduanku

Bulan sabit temani rinduku
pada wajahnya nan damai
Aku ingin di sisinya malam ini
untuk memuja indahnya

Angin malam hantar padaku
wangi nafas untuk Aku cumbu
mengaliri urat sarafAku
Aku ingin ada padanya

Jika sayap adalah milikku
Aku kan terbang padanya malam ini
telah kurangkai beratus kata mesra
untuk kubisikkan di hatinya
Apa daya Aku hanya mampu merindu
impikannya di dekapku

Telah dalam akar cintaku padanya
Akuatkan keinginanku
Tanpa ragu kau yang terpilih
untuk temani hidupku

Malampun kian larut
seperti rinduku ini
adakah kau rindukanku saat ini
hanyut dalam pelukanku

Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih