Kalimat Cinta
Melihat tawa mu bersama nya
Melihat mesra mu dengan nya
Haruskah aku tertawa
Tapi air mata menetes tanpa Aku kira
Meskipun kita tak lagi bersama
Namun jujur sayang ini masih ada
Karna engkau yang dulu
sentiasa memberikan aku senyuman
Engkau pula yang menemani keterpurukan
Kini kau tak lagi mengingat Aku
Kini kau tak lagi menyapa Aku
Dan terpaksa aku melepas mu
Meskipun aku tak pernah melepaskan mu
==
Yang Tak Terganti
Bila semua harus berakhir
usah kau sayatkan lidah sembilu
hanya sisakan kenangan pahit
baiknya tak saling melukai
Bila semua usai sudah
akhiri dengan bijak nurani
seperti pertama kita mencinta
indah untuk Aku kenang
Meski berat
untuk Aku jalani
bernafas tanpamu
Jika ini keputusanmu
Aku terima dengan air mata
Mungkin dewasamu kan merubah
kau pinta cintaku kembali
setiaku ini selalu untukmu
yang tak terganti
Kabut sunyi merendah
menyelimuti kerinduanku
Aku yakin kau kembali
membawa cinta dan dewasamu
==
MENCOBA MENAHAN LUKA
Seringkali aku terluka karenamu
tapi entah kenapa aku bisa bertahan
entah apa yang membuat hati ini
begitu tergila gila padamu
jika aku menghitung luka hatiku ini
takkan pernah terhitung oleh jari
aku yang menyayangimu dengan tulus
telah kau sia siakan
dan tak pernah
kau berikan kasih sayang sedikitpun
betapa bodohnya aku
yang telah mencintai orang
yang tak punya perasaan sepertimu
dan entah sampai kapan aku harus terluka
hanya untuk mendapatkan cintamu
sedangkan aku terlahir
bukan untuk di sakiti
==
Menepikan Lara
Menelusuri jalanan hati
di setapak mengular
mengarah kaki bukit
terjal dan berbatu
Ranggasan ranting
tak berusia lirih
terinjak dan patah
di sendu renyah
hati nan kian kerontang
Aku namakan kepedihan mendalam
memenuhi telaga air mata
menenggelamku ke dasarnya
nan sulitkanku
untuk hirup udara ketegaran
Akulambai jiwa nan lalang
dalam nurani tak acuh
enggan menyapa peduli
hingga ribuan belibis melintasi kepala
untuk bawa pesan kepedihanku
Biduk mana kan tepikan lara
dipacuan kayuh lemah
di nafas kian tak terhela
hingga semua rasa
mesti kulauntukan saja
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Melihat tawa mu bersama nya
Melihat mesra mu dengan nya
Haruskah aku tertawa
Tapi air mata menetes tanpa Aku kira
Meskipun kita tak lagi bersama
Namun jujur sayang ini masih ada
Karna engkau yang dulu
sentiasa memberikan aku senyuman
Engkau pula yang menemani keterpurukan
Kini kau tak lagi mengingat Aku
Kini kau tak lagi menyapa Aku
Dan terpaksa aku melepas mu
Meskipun aku tak pernah melepaskan mu
==
Yang Tak Terganti
Bila semua harus berakhir
usah kau sayatkan lidah sembilu
hanya sisakan kenangan pahit
baiknya tak saling melukai
Bila semua usai sudah
akhiri dengan bijak nurani
seperti pertama kita mencinta
indah untuk Aku kenang
Meski berat
untuk Aku jalani
bernafas tanpamu
Jika ini keputusanmu
Aku terima dengan air mata
Mungkin dewasamu kan merubah
kau pinta cintaku kembali
setiaku ini selalu untukmu
yang tak terganti
Kabut sunyi merendah
menyelimuti kerinduanku
Aku yakin kau kembali
membawa cinta dan dewasamu
==
MENCOBA MENAHAN LUKA
Seringkali aku terluka karenamu
tapi entah kenapa aku bisa bertahan
entah apa yang membuat hati ini
begitu tergila gila padamu
jika aku menghitung luka hatiku ini
takkan pernah terhitung oleh jari
aku yang menyayangimu dengan tulus
telah kau sia siakan
dan tak pernah
kau berikan kasih sayang sedikitpun
betapa bodohnya aku
yang telah mencintai orang
yang tak punya perasaan sepertimu
dan entah sampai kapan aku harus terluka
hanya untuk mendapatkan cintamu
sedangkan aku terlahir
bukan untuk di sakiti
==
Menepikan Lara
Menelusuri jalanan hati
di setapak mengular
mengarah kaki bukit
terjal dan berbatu
Ranggasan ranting
tak berusia lirih
terinjak dan patah
di sendu renyah
hati nan kian kerontang
Aku namakan kepedihan mendalam
memenuhi telaga air mata
menenggelamku ke dasarnya
nan sulitkanku
untuk hirup udara ketegaran
Akulambai jiwa nan lalang
dalam nurani tak acuh
enggan menyapa peduli
hingga ribuan belibis melintasi kepala
untuk bawa pesan kepedihanku
Biduk mana kan tepikan lara
dipacuan kayuh lemah
di nafas kian tak terhela
hingga semua rasa
mesti kulauntukan saja
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih