Friday, October 10, 2014

Haruskah Aku Tertawa

Haruskah Aku Tertawa
Kalimat Cinta

Melihat tawa mu bersama nya
Melihat mesra mu dengan nya
Haruskah aku tertawa
Tapi air mata menetes tanpa Aku kira

Meskipun kita tak lagi bersama
Namun jujur sayang ini masih ada
Karna engkau yang dulu
sentiasa memberikan aku senyuman
Engkau pula yang menemani keterpurukan

Kini kau tak lagi mengingat Aku
Kini kau tak lagi menyapa Aku
Dan terpaksa aku melepas mu
Meskipun aku tak pernah melepaskan mu


==


Yang Tak Terganti

Bila semua harus berakhir
usah kau sayatkan lidah sembilu
hanya sisakan kenangan pahit
baiknya tak saling melukai

Bila semua usai sudah
akhiri dengan bijak nurani
seperti pertama kita mencinta
indah untuk Aku kenang

Meski berat
untuk Aku jalani
bernafas tanpamu
Jika ini keputusanmu
Aku terima dengan air mata

Mungkin dewasamu kan merubah
kau pinta cintaku kembali
setiaku ini selalu untukmu
yang tak terganti

Kabut sunyi merendah
menyelimuti kerinduanku
Aku yakin kau kembali
membawa cinta dan dewasamu


==


MENCOBA MENAHAN LUKA

Seringkali aku terluka karenamu
tapi entah kenapa aku bisa bertahan
entah apa yang membuat hati ini
begitu tergila gila padamu

jika aku menghitung luka hatiku ini
takkan pernah terhitung oleh jari

aku yang menyayangimu dengan tulus
telah kau sia siakan
dan tak pernah
kau berikan kasih sayang sedikitpun

betapa bodohnya aku
yang telah mencintai orang
yang tak punya perasaan sepertimu
dan entah sampai kapan aku harus terluka
hanya untuk mendapatkan cintamu
sedangkan aku terlahir
bukan untuk di sakiti


==


Menepikan Lara

Menelusuri jalanan hati
di setapak mengular
mengarah kaki bukit
terjal dan berbatu

Ranggasan ranting
tak berusia lirih
terinjak dan patah
di sendu renyah
hati nan kian kerontang

Aku namakan kepedihan mendalam
memenuhi telaga air mata
menenggelamku ke dasarnya
nan sulitkanku
untuk hirup udara ketegaran

Akulambai jiwa nan lalang
dalam nurani tak acuh
enggan menyapa peduli
hingga ribuan belibis melintasi kepala
untuk bawa pesan kepedihanku

Biduk mana kan tepikan lara
dipacuan kayuh lemah
di nafas kian tak terhela
hingga semua rasa
mesti kulauntukan saja

Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih