Kalimat Cinta
Jujur
Masih Aku ingat semua tentangmu
masih terngiang di telingaku
gelak canda dan tawamu
hingga kini ta mampu Aku enyahkan dari kalbu
Jujur
Indah senyum dari sudut bibirmu
amat sejuk Aku memandangmu
belaian mesrahmu menggamit syahdu
nyalakan tungku api di palungku
hingga kini lekat membias di relungku
dan ta terleraikan di jiwaku
Jujur
Begitu berarti sosok dirimu untukku
betapa hadirmu penting dalam hidupku
yang telah mampu memecut semangatku
menjadikan ruh di balik ragaku
Jujur
Jika ada kembalimu ke dalam hatiku
kanku rengAkuh sepenuh ragaku
kanku rendakan sutra asmaramu
kanku rajut benang benang kasihmu
dan Aku pintal pada tenun hatiku
bersama melukis indahnya mahligai biru
==
Buat Hatiku Menangis
Kini aku harus kembali
untuk tinggalkan kota
Dengan berat hati
kau lepas diriku
Derai air matamu
menatap kepergianku
buat hatikupun menangis
entah kapan kan kembali
aku berjanji
Suatu hari nanti
pasti aku akan pulang
menjemput cintamu
Setialah selalu
untuk menungguku
meski kita jauh
kau selalu di hatiku
==
Ketika Cinta Tak di Hargai
Retak Sudah Cerita kasih
Beriring kelam Berganti Terang
Sejalan Pagi di Sambut Siang
Lenyap Sudah Jejak Pandangan
Retak Sudah Dinding Jelaga Hati
Saat Semua Hancur dan Pergi
Cahaya Cinta Pun Memudar
Hilang di Hapus rasa Sepi
Tertatih Langkah Meniti Hati
Bagai Berpijak Di Hamparan Onak Berduri
Tirai Hati pun Robek Sudah
Menangis Dalam Kelambu Senyap
Sakitnya Hati
ketika Cinta Tak di Hargai
Membuncah Air Mata
Tak Terhenti
==
Yang Telah Berakhir
Jalanan sunyi ribuan kenangan
berserakkan dedaunan hati
nan meranggas kering tak tersiram
di kehampaan perhatian
Di trotoar jalanan basah
cucuran air mata kepedihan
jadi tunas penyesalan
tumbuh merambat aliran waktu
jelas tak kembali
Keindahan dahagakan lamunan
Akureguk angan di cawan kerinduan
hanya mimpi di udara malam
keringat peluhkan perpisahan
Sejak itu raga tak menyapa
tebing tebing sunyi jarakkan luka
benar sungguh benar firasat cintaku
semua kan berakhir
dan pasti berakhir
untuk selamanya
Cinta yang tak abadi
takkan abadi
bila tak ingin abadi
mainkan keabadian
Satu daun remuk terinjak
kaki sang waktu
Akhir segalanya
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Jujur
Masih Aku ingat semua tentangmu
masih terngiang di telingaku
gelak canda dan tawamu
hingga kini ta mampu Aku enyahkan dari kalbu
Jujur
Indah senyum dari sudut bibirmu
amat sejuk Aku memandangmu
belaian mesrahmu menggamit syahdu
nyalakan tungku api di palungku
hingga kini lekat membias di relungku
dan ta terleraikan di jiwaku
Jujur
Begitu berarti sosok dirimu untukku
betapa hadirmu penting dalam hidupku
yang telah mampu memecut semangatku
menjadikan ruh di balik ragaku
Jujur
Jika ada kembalimu ke dalam hatiku
kanku rengAkuh sepenuh ragaku
kanku rendakan sutra asmaramu
kanku rajut benang benang kasihmu
dan Aku pintal pada tenun hatiku
bersama melukis indahnya mahligai biru
==
Buat Hatiku Menangis
Kini aku harus kembali
untuk tinggalkan kota
Dengan berat hati
kau lepas diriku
Derai air matamu
menatap kepergianku
buat hatikupun menangis
entah kapan kan kembali
aku berjanji
Suatu hari nanti
pasti aku akan pulang
menjemput cintamu
Setialah selalu
untuk menungguku
meski kita jauh
kau selalu di hatiku
==
Ketika Cinta Tak di Hargai
Retak Sudah Cerita kasih
Beriring kelam Berganti Terang
Sejalan Pagi di Sambut Siang
Lenyap Sudah Jejak Pandangan
Retak Sudah Dinding Jelaga Hati
Saat Semua Hancur dan Pergi
Cahaya Cinta Pun Memudar
Hilang di Hapus rasa Sepi
Tertatih Langkah Meniti Hati
Bagai Berpijak Di Hamparan Onak Berduri
Tirai Hati pun Robek Sudah
Menangis Dalam Kelambu Senyap
Sakitnya Hati
ketika Cinta Tak di Hargai
Membuncah Air Mata
Tak Terhenti
==
Yang Telah Berakhir
Jalanan sunyi ribuan kenangan
berserakkan dedaunan hati
nan meranggas kering tak tersiram
di kehampaan perhatian
Di trotoar jalanan basah
cucuran air mata kepedihan
jadi tunas penyesalan
tumbuh merambat aliran waktu
jelas tak kembali
Keindahan dahagakan lamunan
Akureguk angan di cawan kerinduan
hanya mimpi di udara malam
keringat peluhkan perpisahan
Sejak itu raga tak menyapa
tebing tebing sunyi jarakkan luka
benar sungguh benar firasat cintaku
semua kan berakhir
dan pasti berakhir
untuk selamanya
Cinta yang tak abadi
takkan abadi
bila tak ingin abadi
mainkan keabadian
Satu daun remuk terinjak
kaki sang waktu
Akhir segalanya
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih