Friday, May 23, 2014

Aku Meringis Menahan Pedih

Aku Meringis Menahan Pedih
Kalimat Cinta

Aku lelah
letih dan terkapar
sendiri bermandi luka
meringis aku menahan pedih

bersandar ku pada
dinding putus asa
kau menikam rasa indahku
kau bius aku dengan bahasa imitasimu

kau penjahat
dan aku korbanmu
apakah bisa aku tetap cinta kamu
Sementara kau sembunyi
dibalik terang awan dan sengatan siang

Bertepuk tangan
dg kepuasan
kpuasan menikam hatiku
dg dustamu slama ini



==


Selamat Jalan Kasih

Tak pernah bosan aku pandangi
Siluet Wajahmu yang kupajang di sudut kamar
Ada tersirat Cerita yang belum sempat kita tuntaskan
Tentang Cinta
Tentang janji yang dulu pernah kita sepakati

Kini kau telah pergi jauh
Jauh dan tak mungkin kembali
Airmataku pun tak sanggup rasanya
Menemani dan mengiringi kepergianmu
Hingga di persinggahan terakhir

Masih kusimpan Sebait puisi
Yang belum sempat aku berikan kepadamu
Yang ku tulis saat terakhir sebelum kau pergi
Tentang Perasaanku
Tentang Bahagiaku
Memiliki cinta yang begitu sempurna

Kini kaupun tersenyum di keabadianmu
Selamat Jalan Kasih
Do’a ku selalu mengalir untukmu
Semoga kau Bahagia di sana



==


Kembalilah kau padaku

Ingin ku ungkap semua
Tentang Rasa yang ku punya
Sesal yang ku rasa saat ini
Mendera membakar jiwa ini

Namun tetap saja kau membisu
Namun Selalu saja kau begitu
Tak pernahkah engkau mengerti
Dan berikan waktu untukku berbagi

Akan ku buktikan kepadamu
Rasa sesal ini tulus untukmu
Kumohon kembalilah kau padaku huhu
Kita rajut lagi kisah yang lalu

Mari kita coba benahi
Cinta yang dulu pernah mati



==


Tentang Rasaku Padamu Kini

Aku ingin
Memulainya dari awal
Menjadikannya dari ada
Menjadi tiada

Masih ada senyum itu
meninggalkan luka menganga yang begitu dalam
Memadamkan lentera merah saga di hatiku

Aku membecimu
Sungguh sungguh kata itu
tak mampu mengungkapkan
bagaimana perasaanku padamu kini

Begitu indahnya caramu meninggalkanku
Sementara aku masih saja tetap terpaku
Pada momen yang sama
Aku tak bisa mempercayainyakau tahu itu

Aku hanya ingin
Lazuardi biru esok menyapaku
Menggantikan berkas sinarmu yang memudar
Dan hilang ditelan oleh pahitnya hari

Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih