Kalimat Cinta
Sudahkah kau tau
Cinta itu
Tajam menghujam
Seperti belati
Jika belum
Lihatlah di kedua mataku
Pasti kau kan tau
Dan merasakan itu
Tapi
Jangan salahkan aku
Jika nanti
Kan menembus
Isi di dadamu
Tapi biarlah
Cinta ini menancap dihatiku
Juga dihatimu
Asal kau tak pernah mencabutnya
Itu tak kan menyakitimu
Kamu tau
Cinta ini turun dari langit
Yang diantar dua malaikat
Satu untukku
Satu lagi untukmu
Tuhan telah berjanji
Cinta takkan pernah berkarat
Hujan badai yang terlewati
Itu jalan menjadi dewasa
Tanyaku kini lengkap terjawab
Ini amanat yang tertulis
Dari atas sana
Untuk kita berdua
Menjaga dan merawatnya
==
Kau Sumber Inspirasiku
Melangkah sendiri
dengan pikiran sederhana
Membuatku memaknai setiap hadirmu
Wujudmu memang saat ini tidak bersamaku
Bayang dirimu seakan menghentakkan jantung dan Hatiku
Kau memang sumber inspirasiku
Saat segala pikiran sudah membuncah berontak
Hadir senyummu membuatku berpikir ganda
Indah terasa damai dijiwa
==
CUMA KAMU
Jujur ku mau bilang
Jangan bilang-bilang
Tentang perasaanku
Tentang angan dan inginku
Ini spesial untukmu
Tak kubiarkan dunia kan tau
Tentang isi didadaku
Tentang asa dan mauku
Cukup aku dan kamu yang tau
Yang lainjelas nggak perlu
Bahkan semutpun tak pernah tau
Tentang manis kata-rayuku
Bukan aku ngelantur
Bukan ku bicara sedikit ngawur
Itu kan terjadi hanya
Di cerita Opera Van Java
Ini gayaku
Ini caraku
Nggak perlu banyak bicara
Bicara yang nggak perlu
Aku nggak bisa nge-gombal
Apalagi gombalin kamu
Kau hanya pantas kupuja
Dengan ketulusanitu saja
Yang pasti
Cinta itu telah kau tanam
Disini
Di taman hati
Ini hatikumana hatimu
Ini tentang perasaanku
Tentang angan dan inginku
Tentang asa isi dadaku
==
CINTA YANG ANEH
Ada apa dengan matamu
Kenapa begitu tajam
Menghujam dadaku
Hingga ku terkapar
Menggelepar
Jangan pandang aku seperti itu
Jangan tatap aku setajam itu
Jangan dulu
Jangan
Aku belum sanggup berdiri
Tegak menantang kekuatanmu
Aku kalah hari ini
Tapi enggak besok pagi
Semalam aku bersemadi
Persis pendekar sakti di TV
Hening termenung
Merenung bingung
Kusemangati diri sendiri
Tapi apa
Bersama kita bisa
Ah henggak
Itu punya partai politik
Yang suka bo'ong
Mending kupinjam
Ala gaya suporter bola
Ayoo
Kamu pasti bisa
Lihat senyumku
Jika berani
Jangan lari
karena kau kan ku kejar
Hingga engkau bilang
AKU MENYERAH
Tak cukup itu
Engkau pun harus janji
Menerima juga memberi
Cinta dan seluruh hati
Kita sekarang jadian
Jadi sepasang pendekar
Pendekar cinta
Cinta tak terpisahkan
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,
Sudahkah kau tau
Cinta itu
Tajam menghujam
Seperti belati
Jika belum
Lihatlah di kedua mataku
Pasti kau kan tau
Dan merasakan itu
Tapi
Jangan salahkan aku
Jika nanti
Kan menembus
Isi di dadamu
Tapi biarlah
Cinta ini menancap dihatiku
Juga dihatimu
Asal kau tak pernah mencabutnya
Itu tak kan menyakitimu
Kamu tau
Cinta ini turun dari langit
Yang diantar dua malaikat
Satu untukku
Satu lagi untukmu
Tuhan telah berjanji
Cinta takkan pernah berkarat
Hujan badai yang terlewati
Itu jalan menjadi dewasa
Tanyaku kini lengkap terjawab
Ini amanat yang tertulis
Dari atas sana
Untuk kita berdua
Menjaga dan merawatnya
==
Kau Sumber Inspirasiku
Melangkah sendiri
dengan pikiran sederhana
Membuatku memaknai setiap hadirmu
Wujudmu memang saat ini tidak bersamaku
Bayang dirimu seakan menghentakkan jantung dan Hatiku
Kau memang sumber inspirasiku
Saat segala pikiran sudah membuncah berontak
Hadir senyummu membuatku berpikir ganda
Indah terasa damai dijiwa
==
CUMA KAMU
Jujur ku mau bilang
Jangan bilang-bilang
Tentang perasaanku
Tentang angan dan inginku
Ini spesial untukmu
Tak kubiarkan dunia kan tau
Tentang isi didadaku
Tentang asa dan mauku
Cukup aku dan kamu yang tau
Yang lainjelas nggak perlu
Bahkan semutpun tak pernah tau
Tentang manis kata-rayuku
Bukan aku ngelantur
Bukan ku bicara sedikit ngawur
Itu kan terjadi hanya
Di cerita Opera Van Java
Ini gayaku
Ini caraku
Nggak perlu banyak bicara
Bicara yang nggak perlu
Aku nggak bisa nge-gombal
Apalagi gombalin kamu
Kau hanya pantas kupuja
Dengan ketulusanitu saja
Yang pasti
Cinta itu telah kau tanam
Disini
Di taman hati
Ini hatikumana hatimu
Ini tentang perasaanku
Tentang angan dan inginku
Tentang asa isi dadaku
==
CINTA YANG ANEH
Ada apa dengan matamu
Kenapa begitu tajam
Menghujam dadaku
Hingga ku terkapar
Menggelepar
Jangan pandang aku seperti itu
Jangan tatap aku setajam itu
Jangan dulu
Jangan
Aku belum sanggup berdiri
Tegak menantang kekuatanmu
Aku kalah hari ini
Tapi enggak besok pagi
Semalam aku bersemadi
Persis pendekar sakti di TV
Hening termenung
Merenung bingung
Kusemangati diri sendiri
Tapi apa
Bersama kita bisa
Ah henggak
Itu punya partai politik
Yang suka bo'ong
Mending kupinjam
Ala gaya suporter bola
Ayoo
Kamu pasti bisa
Lihat senyumku
Jika berani
Jangan lari
karena kau kan ku kejar
Hingga engkau bilang
AKU MENYERAH
Tak cukup itu
Engkau pun harus janji
Menerima juga memberi
Cinta dan seluruh hati
Kita sekarang jadian
Jadi sepasang pendekar
Pendekar cinta
Cinta tak terpisahkan
Kalimat Cinta, Puisi Cinta, Kalimat Rayuan, Kalimat Romantis, Cinta,

0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Comment Yang Baik dan Sopan.. Dan Dapatkan Backlink Gratis Dari Blog Ini... Terima Kasih